Ukuran emas yang bervariasi, mulai dari gram kecil hingga ukuran menengah, memudahkan wisatawan untuk membawa pulang emas tanpa kerepotan.
Emas batangan dipilih karena dianggap lebih praktis dan memiliki nilai jual kembali yang jelas.
Peran media sosial dan cerita dari mulut ke mulut juga turut memperkuat daya tarik emas Palembang.
Pengalaman positif wisatawan yang berbelanja emas di Palembang sering dibagikan melalui media sosial, sehingga menarik minat calon wisatawan lainnya.
Reputasi ini secara tidak langsung menjadikan emas sebagai bagian dari daya tarik wisata belanja di Palembang.
Dari sisi pelaku usaha, para pedagang emas di Palembang menyadari potensi besar pasar wisatawan luar daerah.
BACA JUGA:5 Pasien Kasus Super Flu di Sumsel Sembuh dan Negatif
BACA JUGA:Begal Jalintim Indralaya–Palembang Ditangkap, Ini 3 Pelaku Diamankan Polisi
Mereka pun beradaptasi dengan memberikan pelayanan yang ramah, informasi yang transparan, serta pilihan produk yang beragam.
Beberapa toko bahkan menyediakan desain khusus yang disesuaikan dengan selera wisatawan, tanpa meninggalkan ciri khas Palembang.
Secara keseluruhan, tingginya minat wisatawan luar Palembang terhadap emas di kota ini tidak terjadi tanpa alasan.
Kualitas yang terjaga, desain bernilai budaya, harga yang kompetitif, serta pengalaman belanja yang unik menjadikan emas Palembang lebih dari sekadar komoditas.
Bagi wisatawan, membeli emas di Palembang berarti membawa pulang kenangan, nilai budaya, dan aset berharga dalam satu waktu.
Tidak heran jika emas terus menjadi salah satu daya tarik tersembunyi yang memperkaya pengalaman berwisata di Kota Palembang.