Bukit Asam PT. BA

Motor yang Kurang Cocok untuk Musim Hujan

Motor yang Kurang Cocok untuk Musim Hujan

Motor yang Kurang Cocok untuk Musim Hujan--foto: chat gpt

PALTV.CO.ID- Musim hujan sering menjadi tantangan tersendiri bagi para pengendara sepeda motor

Jalan yang licin, genangan air, hingga jarak pandang yang terbatas membuat risiko berkendara meningkat. 

Dalam kondisi seperti ini, tidak semua jenis motor memberikan performa yang ideal. 

Beberapa tipe motor bahkan dinilai kurang cocok digunakan saat musim hujan karena desain, ukuran roda, maupun posisi berkendara yang kurang mendukung keselamatan.

Salah satu jenis motor yang sering dianggap kurang cocok untuk musim hujan adalah motor sport dengan fairing penuh, seperti Yamaha R15 atau Kawasaki Ninja 250. 

BACA JUGA:5 Daftar Motor yang Jarang Masuk Pencarian Pembeli di Pasar Indonesia

Motor jenis ini memang dirancang untuk performa tinggi dan aerodinamika yang baik saat melaju di jalan kering. 

Namun saat hujan turun, posisi berkendara yang agak menunduk dapat mengurangi kenyamanan dan visibilitas pengendara. 

Selain itu, fairing yang besar juga membuat percikan air dari jalan lebih mudah menempel pada bodi motor dan helm pengendara.

Ban yang digunakan pada motor sport umumnya juga lebih lebar dan dirancang untuk cengkeraman optimal pada aspal kering. Ketika melewati jalan basah atau berlumpur, ban jenis ini terkadang justru lebih mudah 

kehilangan traksi jika tidak memiliki pola alur yang cukup dalam. Akibatnya, risiko tergelincir menjadi lebih tinggi, terutama saat pengereman mendadak.

Jenis motor lain yang kurang ideal digunakan saat musim hujan adalah motor dengan roda kecil, seperti beberapa model skuter kompak. Contohnya adalah Honda Scoopy atau Yamaha Fino. 


Jenis motor yang tidak ideal digunakan saat musim hujan di Indonesia--foto: chat gpt

Motor dengan roda berdiameter kecil memang unggul dalam hal kelincahan di perkotaan. 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: