Cina Jadi Salah Satu Investor Pembangunan Pelabuhan Samudera Tanjung Carat

Kamis 01-01-2026,17:00 WIB
Reporter : Ekky Saputra
Editor : Muhadi Syukur

PALEMBANG, PALTV.CO.ID – Pembangunan Pelabuhan Samudera Tanjung Carat terus menjadi salah satu prioritas utama Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan. Gubernur Sumsel Herman Deru bahkan menargetkan groundbreaking proyek strategis tersebut dapat dilaksanakan pada awal tahun 2026.

Herman Deru mengungkapkan, hingga saat ini sudah ada beberapa negara yang menyatakan minat untuk berinvestasi dalam pembangunan Pelabuhan Tanjung Carat.

Salah satunya adalah Cina, yang tertarik membangun jalur rel kereta api sepanjang 250 kilometer sebagai penunjang utama konektivitas pelabuhan. Sementara itu, pembangunan jalan tol menuju kawasan pelabuhan disebut diminati oleh PT Hutama Karya.

“Tanjung Carat ini sudah siap untuk groundbreaking, tinggal menunggu waktu saja. Saya minta awal tahun, bisa Januari atau Februari. Peminat dari Cina untuk rel kereta api sudah datang, dan jalan tol dari Hutama Karya juga sudah menyampaikan minatnya,” kata Gubernur Sumsel Herman Deru.


Gubernur Sumsel Herman Deru bahkan menargetkan groundbreaking proyek strategis tersebut dapat dilaksanakan pada awal tahun 2026.-Ekky-PALTV

BACA JUGA:Hari Pertama Tahun 2026, Ikon Kota Palembang Dipadati Wisatawan

BACA JUGA:Diduga Dianiaya Teman Sendiri, Pelajar Perempuan OKI Tempuh Jalur Hukum

Menurut Herman Deru, pembangunan infrastruktur pendukung seperti jalan tol dan jalur kereta api menjadi faktor krusial agar kawasan pelabuhan dapat terintegrasi langsung dengan pusat produksi dan distribusi logistik di Sumatera Selatan.

“Konsorsium yang berminat ini cukup banyak karena Tanjung Carat sangat potensial. Kita harus cermat dan berhati-hati agar saat launching atau groundbreaking nanti, mereka bisa langsung bekerja tanpa jeda waktu yang lama,” tambahnya.


Kawasan Rencana Pembangunan Pelabuhan Samudera Tanjung Carat-Ekky-PALTV

Pelabuhan Samudera Tanjung Carat sendiri merupakan salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) di Pulau Sumatera.

Keberadaannya diharapkan menjadi gerbang utama logistik berbagai komoditas ekspor unggulan Sumatera Selatan, sekaligus mendorong percepatan pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat di wilayah tersebut.

Kategori :