Sementara itu, investor yang membeli emas pada 29 Juni 2025 dengan harga Rp 1.884.000 per gram berpeluang meraih keuntungan hingga 30,31 persen.
Keuntungan yang lebih signifikan terlihat pada investasi emas jangka panjang. Pembelian emas pada 29 Maret 2025 dengan harga Rp 1.806.000 per gram berpotensi menghasilkan keuntungan sekitar 35,94 persen.
Bahkan, bagi investor yang membeli emas pada akhir Desember 2024 di harga Rp 1.526.000 per gram, potensi keuntungan kini mencapai lebih dari 60 persen.
Data historis tersebut menunjukkan bahwa emas batangan tetap menjadi salah satu instrumen lindung nilai yang menarik dalam jangka panjang, meskipun dalam jangka pendek harga dapat mengalami fluktuasi.
BACA JUGA:Manisan Kedondong Khas Palembang, Jajanan Tradisional Asam Manis Pedas yang Menyegarkan
BACA JUGA:Belum Tahun Baru, PLN Catat Pengisian Daya EV Lampaui Total Periode Nataru Tahun Lalu
Oleh karena itu, masyarakat yang ingin berinvestasi emas disarankan untuk memiliki perencanaan yang matang, memahami perbedaan harga jual dan buyback, serta menyesuaikan strategi investasi dengan tujuan keuangan masing-masing.
Di tengah kondisi pasar yang dinamis, emas masih dipandang sebagai aset yang relatif aman, terutama bagi investor yang berorientasi pada perlindungan nilai dan pertumbuhan aset dalam jangka panjang.