“Sebagaimana standar pengamanan, kami melakukan langkah antisipasi terhadap barang-barang yang membahayakan. Sebelum misa digelar, kami telah meminta izin kepada Romo untuk melakukan sterilisasi oleh Satuan Brimob Polda Sumsel sesuai SOP yang sudah menjadi tradisi pengamanan,” jelas Harryo.
Ia menambahkan, sterilisasi tersebut bertujuan untuk memastikan tidak ada benda berbahaya di area gereja sehingga ibadah dapat berlangsung dengan aman dan lancar.
BACA JUGA:H-1 Natal, Arus Kendaraan di Jalur Palembang–Betung Meningkat, Sejumlah Titik Sempat Macet
BACA JUGA:H-1 Natal, Penumpang Mulai Padati Bandara SMB II Palembang
Kapolrestabes Palembang Kombes Pol. Harryo Sugihhartono menjelaskan bahwa pengamanan Misa Natal dilakukan sesuai dengan standar operasional prosedur yang telah ditetapkan, termasuk sterilisasi lokasi sebelum ibadah dimulai.-M. Aidil-PALTV
“Kami berterima kasih kepada pimpinan gereja dan para Romo yang telah menerima kami dengan baik. Kami juga menawarkan bantuan apabila diperlukan, karena pada prinsipnya personel kepolisian dan TNI telah disiagakan untuk membantu pengamanan misa, khususnya selama perayaan Natal dan Tahun Baru,” tutupnya.