- Potensi Masalah dan Masukan
Meskipun sebagian besar pengalaman pengguna positif, ada juga laporan masalah:
• Beberapa pengguna Fold 5 (tidak spesifik model Vivo, tapi Fold generik) menemukan bahwa:
Ini menunjukkan kemungkinan adanya masalah perangkat keras yang mengganggu kinerja sensor sidik jari.
• Ada juga yang melaporkan bahwa sensor tiba-tiba berhenti berfungsi sebagian besar waktu.
Hal ini menekankan pentingnya kualitas produksi dan, bila terjadi masalah, adanya opsi layanan purna jual.
4. Keamanan Biometrik Kapasitif vs In-Display
Secara umum, sensor kapasitif (physical) cenderung lebih cepat, lebih andal, dan lebih sulit dipalsukan dibandingkan sensor optik di bawah layar. Dalam diskusi Reddit, seorang pengguna menyatakan:
Keunggulan keamanan biometrik Vivo X Fold5 dengan sensor samping-- Foto: youtube@MITEKNO
Selain itu, terdapat potensi keamanan dari in-display sensor, seperti risiko false positive (mis‑identifikasi sidik jari) atau lebih mudah dipalsukan dengan citra 2D. Sementara itu, sensor kapasitif tradisional lebih terstandarisasi dan sudah diuji lebih lama.
5. Tingkat Keamanan Sistem Keseluruhan
Selain sensor fisik, Vivo juga membenamkan Secure Processing Unit (SPU) sebagai lapisan keamanan perangkat keras (hardware-level protection), yang membantu melindungi data sensitif dan menghadang kebocoran melalui saluran sembarang.
SPU ini memberikan proteksi ekstra—meningkatkan keamanan total sistem, bukan sekadar sensor biometrik saja.
6. Kendala Fisik: Screen Protector dan Sensor
Beberapa pengguna Vivo (meski bukan khusus X Fold5) mengeluhkan bahwa screen protector dapat mengganggu kemampuan sensor untuk membaca sidik jari, terutama jika tidak dipasang dengan presisi atau bahan tertentu:
Meskipun ini bukan masalah yang meluas, hal ini menunjukkan bahwa penggunaan screen protector perlu hati-hati—terutama di sekitar area sensor.