Apa Itu Karat Emas? Ini Fungsi, Jenis, dan Cara Memilihnya dengan Tepat
mari pahami lebih dalam tentang karat emas, jenis-jenisnya, serta cara menyesuaikannya--Freepik
PALTV.CO.ID, Saat berencana membeli emas, baik dalam bentuk perhiasan, koin, maupun batangan, istilah karat pasti sering Anda dengar.
Karat emas bukan sekadar angka yang tertera pada label atau surat perhiasan, melainkan faktor penting yang memengaruhi kualitas, harga, hingga daya tahan emas itu sendiri.
Sayangnya, masih banyak orang yang membeli emas tanpa benar-benar memahami arti karat, sehingga berpotensi merasa kecewa di kemudian hari.
Agar tidak salah pilih dan “zonk”, mari pahami lebih dalam tentang karat emas, jenis-jenisnya, serta cara menyesuaikannya dengan kebutuhan Anda.
Apa yang Dimaksud dengan Karat Emas?
BACA JUGA:HP Infinix Note Edge Terbaru Sangat Mirip iPhone
BACA JUGA:Palembang Juara Turnamen Basket 3x3 Gebyar Mandiri 2026
Karat emas adalah satuan yang digunakan untuk menunjukkan tingkat kemurnian emas
Sistem karat menggunakan skala 24, di mana angka tersebut melambangkan emas murni tanpa campuran.
Artinya, emas 24 karat (24K) mengandung emas murni hampir 100 persen.
Sebagai contoh, emas 18 karat berarti terdiri dari 18 bagian emas murni dan 6 bagian logam lain, seperti perak, tembaga, atau palladium.
Dengan kata lain, kadar kemurniannya sekitar 75 persen. Sementara itu, emas 14 karat memiliki kandungan emas murni sekitar 58,5 persen, dan sisanya adalah campuran logam lain.
Angka karat inilah yang menjadi penentu utama karakteristik emas, mulai dari warna, kekuatan, hingga nilai jualnya.
BACA JUGA:Bahaya Mengintai! Portal Sako Baru Miring Ancam Nyawa Pengguna Jalan
BACA JUGA:Morbidelli C252V Saat Menikung: Antara Sains dan Sensasi Balap
Semakin tinggi kadar karat, semakin besar kandungan emas murninya.
Hubungan Karat dengan Harga dan Kualitas

Agar tidak salah pilih dan “zonk”, mari pahami lebih dalam tentang karat emas,--Freepik
Tidak dapat dimungkiri, emas dengan karat tinggi memiliki harga yang lebih mahal.
Hal ini wajar karena kandungan emas murninya lebih banyak, sedangkan emas murni memiliki nilai pasar yang tinggi dan stabil.
Namun, harga tinggi ini juga diikuti dengan sifat emas yang lebih lunak.
Emas 24 karat dikenal sangat lembut sehingga mudah tergores, berubah bentuk, atau penyok bila sering digunakan.
Karena itu, emas murni lebih cocok dijadikan investasi dalam bentuk batangan atau koin, bukan perhiasan yang dipakai sehari-hari.
BACA JUGA:Biaya Perawatan Morbidelli C252V: Cruiser Premium yang Tetap Ramah di Kantong Pengguna
BACA JUGA:Morbidelli C252V Saat Menikung: Antara Sains dan Sensasi Balap
Sebaliknya, emas dengan kadar karat lebih rendah justru memiliki kekuatan yang lebih baik.
Campuran logam lain membuatnya lebih keras dan tahan lama, sehingga ideal untuk perhiasan seperti cincin, gelang, atau kalung yang sering dikenakan.
Apakah Emas Bisa Berkarat?
Pertanyaan ini cukup sering muncul di kalangan masyarakat.
Secara ilmiah, emas murni tidak akan berkarat atau berkarbonasi karena sifatnya yang stabil dan tidak mudah bereaksi dengan udara maupun air.
Oleh sebab itu, emas 24 karat tidak akan berkarat.
Namun, emas dengan kadar karat lebih rendah berpotensi mengalami perubahan warna atau terlihat kusam.
BACA JUGA:Sampah Terus Bertambah, Palembang Masih Kekurangan Armada Truk Pengangkut
BACA JUGA:Morbidelli C252V Saat Menikung: Antara Sains dan Sensasi Balap
Hal ini bukan karena emasnya berkarat, melainkan akibat logam campuran di dalamnya yang bereaksi dengan lingkungan.
Misalnya, campuran tembaga dapat mengalami oksidasi sehingga membuat perhiasan tampak menghitam atau kemerahan.
Mengapa Karat Penting dalam Perhiasan Emas?.
Karat emas memiliki peran yang sangat penting, terutama dalam dunia perhiasan.
Pertama, karat menjadi penentu kualitas dan nilai emas.
Semakin tinggi kadar karat, semakin tinggi pula nilai jualnya di pasaran.
Kedua, karat memengaruhi proses pembuatan perhiasan.
Emas berkadar tinggi membutuhkan teknik pengerjaan yang lebih hati-hati karena sifatnya yang lunak.
BACA JUGA:Palembang Juara Turnamen Basket 3x3 Gebyar Mandiri 2026
BACA JUGA:Pemain Angklung Hilang Tenggelam di Sungai Musi Empat Lawang
Sementara emas berkadar lebih rendah lebih mudah dibentuk dan diukir, sehingga desainnya bisa lebih beragam.
Ketiga, karat menentukan cara perawatan.
Perhiasan emas 24K membutuhkan perlakuan ekstra agar tidak mudah rusak, sedangkan emas 18K atau 14K relatif lebih aman untuk pemakaian rutin.
Selain itu, bagi umat Islam, kadar emas juga berkaitan dengan kewajiban zakat.
Emas yang disimpan selama satu tahun dan mencapai nisab wajib dizakati sebesar 2,5 persen.
Karena nilai emas dipengaruhi oleh kadar kemurniannya, maka besaran zakat yang harus dikeluarkan pun bisa berbeda.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: berbagai sumber
