Boneka dahulu tidak hanya digunakan sebagai mainan, melainkan juga memiliki peran dalam ritual kepercayaan di berbagai negara.--freepik.com/@freepik
Namun, jika boneka tersebut sangat mendetail menyerupai manusia, bahkan dapat bergerak atau bersuara, terdapat keraguan dan kehati-hatian untuk membolehkannya, karena hal tersebut dapat dianggap menyerupai makhluk ciptaan Allah SWT secara sempurna.
Dengan demikian, pandangan Islam terhadap boneka mencerminkan perbedaan pendapat di kalangan ulama, dengan beberapa mengizinkan untuk anak-anak dengan batasan tertentu, sementara yang lain lebih berhati-hati dan cenderung menghindarinya.*