Anak Suka Mainan Boneka, Lantas Bagaimana Pandangan Islam tentang Boneka? Ini Penjelasannya!

Rabu 13-12-2023,03:00 WIB
Reporter : Angga Pranando
Editor : Devi Setiawan

BACA JUGA:Menelusuri Jejak Tsunami Aceh: Panduan Lengkap Museum

“Dulu aku sering bermain dengan boneka anak perempuan di sisi Nabi SAW, dan aku juga memiliki teman-teman yang biasa bermain denganku. Saat Rasulullah SAW masuk ke rumah, teman-temanku pun berlari sembunyi. Beliau pun meminta mereka untuk keluar agar bermain kembali, maka mereka pun melanjutkan bermain bersamaku.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Hadits lain yang diriwayatkan oleh Abu Daud juga menggambarkan momen ketika Rasulullah SAW bertanya kepada Aisyah tentang boneka yang dimilikinya, dan Beliau bahkan tertawa saat mendengar penjelasan Aisyah. 

“Sesungguhnya Rasulullah SAW pada hari itu bertanya kepada Aisyah: Apa ini?

Aisyah menjawab: Ini anak-anak perempuanku (boneka perempuanku);

BACA JUGA:Begini Cara Mengatasi Kantuk Secara Islami Saat Sedang Bekerja

kemudian Rasulullah kembali bertanya: Apa yang di tengahnya itu?

Aisyah menjawab: Kuda. Lalu Rasulullah bertanya lagi: Apa yang di atasnya itu?

Aisyah menjawab: Itu dua sayapnya. Kata Rasulullah: Apa ada kuda yang bersayap?

Aisyah menjawab: Belumkah engkau mendengar, bahwa Sulaiman bin Daud AS mempunyai kuda yang mempunyai beberapa sayap?

BACA JUGA:Bahaya Namimah, Dosa Besar yang Dibenci oleh Allah SWT

Kemudian Rasulullah pun tertawa sehingga nampak gigi gerahamnya.” (Riwayat Abu Daud) 

Dari kedua hadits tersebut, terlihat Rasulullah SAW tidak menunjukkan adanya ketidaksukaan terhadap boneka yang dimainkan Aisyah.

Sebaliknya, beliau malah membiarkan dan ikut tersenyum ketika Aisyah RA menunjukkan boneka mainannya.

Dikutip dari moslemsoftdoll.wordpress, pendapat dari Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin mengatakan bahwa boneka yang tidak mendetail seperti manusia atau makhluk hidup secara sempurna, namun hanya berbentuk anggota tubuh dan kepala yang tidak jelas, dianggap boleh dimainkan.

BACA JUGA:Cara Mudah Mengurus Ibadah Haji Plus, Solusi Lama Nunggu Berangkat Haji Reguler

Kategori :