Satu Polisi Polres Muara Enim Terluka saat Simulasi Pengamanan Pemilu

Selasa 17-10-2023,14:16 WIB
Reporter : Mardiyansyah
Editor : Muhadi Syukur

MUARA ENIM, PALTV.CO.ID - Aksi mssa yang beringas akhirnya memecahkan bentrokan anatara pengunjuk rasa dengan apara kepolisian dilapangan Merdeka Kabupaten Muara Enim, Selasa (17/10/23).

Satu anggota Polisi dari Polres Muara Enim Terluka akibat kerusuhan. Kericuhan ini merupakan salah satu adegan dalam simulasi pengamanan pemilu 2024 yang digelar oleh polres Muara Enim. 

Simulasi pengamanan aksi unjukrasa Pemilu 2024 ini digelar guna kesiapan pihak keamanan dalam menjaga kondusifitas saat pemilu. Gelar pasukan ini melibatkan TNI Polri, Dinas Perhubungan, Sat Polpp, dan pelajar. 

Kapolres Muara Enim, AKBP Andi Supriadi didampingi Wakapolres, Kompol Christopher Panjaitan dan Kabag Ops Kompol Toni Arman menerangkan kalau simulasi ini penting guna kesiapan pasukan dalam menangani gangguan kantibmas yang akan terjadi saat pemilu. 

BACA JUGA:Cek Kesiapan Pemilu 2024, Polres OKU Timur Laksanakan Apel Gelar Pasukan Operasi Mantap Brata Musi 2023 - 2024



Masa aksi coba merusak mobil water canon saat sumulasi pengamanan pemilu 2024. --Foto : Mardiansyah - PALTV

"Ini bentuk kesiapan pihak kepolisian dan stageholder dalam menangani gangguan kantibmas saat terjadi aksi unjukrasa yang ricuh saat terjadi aksi protes dalam pemilu" katanya. 

"Kesiagaan pasukan harus benar-benar dipastikan agar bisa menangani tindakan anarkis dan gejolak tak terduga saat aksi demo". Seriap personil mendapatkan perbekalan dalam menjalankan tugas mereka dengan prosedur yang berlaku. 

"Kegiatan ini juga dilakukan untuk kesiapan petugas dalam menangani gejolak dari tingkat TPS hingga ke KPU, selain itu anggota juga harus bisa menangani gangguan mulai dari tingkat kuning, hingga merah ditengah masyarakat" jelasnya. 

Pihak kepolisian yang di back up TNI harus siap mengamankan 1786 TPS yang tersebar di seriap Kecamatan di Muara Enim. Sedangkan personil yang diterjunkan berjumlah 484, untuk Linmas nya sendiri berjumlah 3564 orang yang tersebar diseriap Desa. Selain menjaga kemanan dalam penyelenggaraan Pemilu untuk setiap tahapan, kepolisian juga harus bisa melayani masyarakat. 

BACA JUGA:Kejati Sumsel Menggeledah Rumah di Poligon Terkait Dugaaan Korupsi Penjualan Asrama Mahasiswa di Jogja


Tim Gakum polres Muara Enim dilempar massa aksi saat mengamankan satu provokator saat simulasi pengamanan pemilu 2024.--Foto : Mardiansyah - PALTV

Dengan melakukan persiapan pihak kemanan dalam hal ini Kepolisian dan TNI akan mampu menjalankan tugasnya sesui prosedur yang berlaku bahkan mampu menangani gangguan kantibmas yang ada di kabupaten Muara Enim. 

"Kita berharap pengalengan Pemilu 2024 mendatang akan berjalan oancar dan aman, dihimbau kepada masyarakat agar jangan mudah terpancing dengan isu yang beredar untuk menjaga kondusifitas" pungkasnya. (*)

Kategori :