Pemprov Sumsel Targetkan 6.525 Bedah Rumah, Fokus Tekan RTLH 2026
Proses bedah rumah bagi warga berpenghasilan rendah di Sumatera Selatan.--Foto : Ilham Wahyudi - PALTV
PALEMBANG, PALTV.COI.ID — Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan menargetkan pelaksanaan program bedah rumah sebanyak 6.525 unit rumah tidak layak huni (RTLH) pada tahun 2026. Program ini menjadi bagian dari upaya pengentasan kemiskinan serta peningkatan kesejahteraan masyarakat di wilayah Sumsel.
Program tersebut akan dilaksanakan di 17 kabupaten/kota sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas hunian masyarakat berpenghasilan rendah.
Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru, mengatakan program bedah rumah difokuskan untuk warga yang masih tinggal di hunian tidak layak, sekaligus mendorong terciptanya lingkungan yang sehat dan aman.

Gubernur Sumsel meninjau program perbaikan rumah tidak layak huni.--Foto : Ilham Wahyudi - PALTV
“Program ini difokuskan bagi masyarakat berpenghasilan rendah yang masih tinggal di rumah dengan kondisi tidak layak. Selain memperbaiki struktur bangunan, program ini juga bertujuan menciptakan lingkungan hunian yang sehat dan aman dengan melibatkan BUMN, BUMD serta BUMS,” ujar Herman Deru.
BACA JUGA:169 Jamaah Haji Prabumulih Diberangkatkan 11 Mei, Lima Bus Disiapkan
BACA JUGA:Usulan Kenaikan Harga Minyak Goreng Dikaji, Dipicu Lonjakan Biaya Produksi dan Harga Bahan Baku

program bedah rumah 6525 unit Sumatera Selatan 2026,--Foto : Ilham Wahyudi - PALTV
Sementara itu, Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Provinsi Sumsel, Novian Aswardani, menjelaskan bahwa target 6.525 unit rumah tersebut diharapkan dapat selesai pada akhir tahun 2026 dengan dukungan kolaborasi berbagai pihak, termasuk sektor swasta.
“Target di 17 kabupaten/kota sebanyak 6.525 unit di tahun 2026 yang diharapkan terselesaikan pada akhir tahun. Program ini didorong menggunakan semangat gotong royong dan kolaborasi, termasuk keterlibatan pihak swasta untuk mempercepat target bedah rumah,” kata Novian.

Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Provinsi Sumsel, Novian Aswardani, menjelaskan bahwa target 6.525 unit rumah tersebut--Foto : Ilham Wahyudi - PALTV
Ia menambahkan, program ini diharapkan mampu menekan angka RTLH di Sumatera Selatan hingga sekitar 15 persen.
Berdasarkan data Dinas Perkim Sumsel, saat ini masih terdapat sekitar 195 ribu unit rumah tidak layak huni, serta backlog perumahan mencapai 429 ribu kepala keluarga yang belum memiliki rumah.
BACA JUGA:Update Kurs Dolar AS 5 Mei 2026: Rupiah Masih Tertekan, Simak Pergerakan Terbarunya
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: paltv.co.id

