Bukit Asam PT. BA

Banjir di 8 Titik, RD Kebut Penataan DAS Bendung dan Pelebaran Retensi Polda

Banjir di 8 Titik, RD Kebut Penataan DAS Bendung dan Pelebaran Retensi Polda

Kolam Retensi Simpang Polda Sumsel--Foto : Sandy - PALTV

PALEMBANG, PALTV.CO.ID – Sejumlah titik kota Palembang terendam banjir dan genangan air setelah hujan dengan durasi cukup lama dan berintensitas tinggi mengguyur, pada minggu 5 April 2026. 

Ditemui usai rapat paripurna DPRD kota Palembang, pada senin (6/4/2026), Wali kota Palembang Ratu Dewa menyampaikan, jika dari peninjauan langsung yang dilakukan masalah genangan air hingga banjir menjadi salah satu program prioritas yang harus diselesikan di kota Palembang.

“genangan air dan banjir kemarin, saya turun langsung dan saya sepakat bahwa ini merupakan prioritas utama yang harus kita selesaikan.” katanya.

Berdasarkan peninjauan yang dilakukan, menurut Wali kota Palembang setidaknya terdapat 8 titik banjir yang terjadi. Sementara untuk titik banjir paling tinggi terjadi di kawasan Kasnariansyah Kecamatan Ilir Timur 1.

BACA JUGA:Gahar Abis! Chipset Nokia X90 Pro Max Siap Libas Semua Aplikasi Berat

BACA JUGA:Kurs Dolar AS Hari Ini 6 April 2026 Stabil di Level Rp17.000, Rupiah Masih Tertekan

 
Usai rapat paripurna DPRD kota Palembang, pada senin (6/4/2026), Wali kota Palembang Ratu Dewa menyampaikan, jika dari peninjauan langsung yang dilakukan masalah genangan air hingga banjir menjadi salah satu program prioritas yang harus diselesikan di kot--Foto : Sandy - PALTV

“Jadi untuk daerah banjir yang paling dalam itu di daerah Kasnariansyah.” lanjutnya.

Wali kota Palembang menegaskan, untuk penanganan banjir di Palembang akan dilakukan sejumlah langkah, seperti pelebaran drainase serta pengerukan sedimanteasi di DAS Bendung, dengan memanfaatkan proyek dari Kementerian menggunakan dana dari World Bank yang saat ini sudah dalam proses lelang.

“kalau di DAS Bendung dalam waktu dekat akan ada pelebaran drainase dan pendalaman sedimennya. Karena sekarang kita ada proyek yang dalam proses lelang, proyek dari Kementerian PU, karena ini ada bantuan dari World Bank.” tegas Wali kota Palembang.


Wali kota Palembang menegaskan, untuk penanganan banjir di Palembang akan dilakukan sejumlah langkah, seperti pelebaran drainase serta pengerukan sedimanteasi di DAS Bendung--Foto : Sandy - PALTV

Wali kota Palembang Ratu Dewa menambahkan, dalam penanggulangan banjir akan dilakukan juga pelebaran dan memperdalam kolam retensi di simpang Polda Sumatera Selatan dengan menggunakan lahan kantor DP MPTSP Sumsel, sehingga dengan hal tersebut pompanisasi sungai Bendung yang ada dapat beroperasi secara optimal, dan dapat menangani permasalahan banjir di Kecamatan IT 1, IT3, dan Kemuning.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: paltv.co.id