Bukit Asam PT. BA

Kondisi Kian Memprihatinkan, Ratu Dewa Dorang Realisasi Revitalisasi Rumah Susun

Kondisi Kian Memprihatinkan, Ratu Dewa Dorang Realisasi Revitalisasi Rumah Susun

Kondisi rumah susun kian memprihatinkan, Ratu Dewa mendorong percepatan realisasi revitalisasi demi kenyamanan dan keselamatan warga.--PALTV

PALEMBANG, PALTV.CO.ID– Keberadaan rumah susun di 26 ilir kota Palembang yang kondisinya kian memprihatinkan, lantaran belum pernah tersentuh perbaikan total sejak awal didirikan pada tahun 1980an, terus didorong Pemerintah kota Palembang untuk segera dilakukan revitalisasi.

Wali kota Palembang Ratu Dewa mengatakan, jika pemerintah kota Palembang kembali mendorong revitalisasi rumah susun di 26 ilir.

Revitalisasi rumah susun menurut Ratu Dewa perlu segera dilakukan, lantaran berada di jantung kota Palembang, dan Pemerintah kota Palembang memerlukan bantuan Pemerintah pusat karena meski sudah dirapatkan sebelumnya namun tetap saja jalan di tempat, terlebih banyak kendala di sana, mulai dari persoalan sosial, hingga masalah kepemilikan.

“Revitalisasi rumah susun, ini ada di jantung kota, maka kami minta dilakukan. Banyak masalah di sana, mulai dari masalah sosial, kepemilikan. Kita sudah beberapa kali rapat tetapi masih jalan di tempat. Kemarin saat saya ketemu dengan Pak AHY juga sudah saya sampaikan.” terangnya.

BACA JUGA:Tiket Kerata Api Mudik Gratis Bersama Sudah Terisi 40 Persen

Ratu Dewa menegaskan, dari rapat dengan Pemerintah pusat dan Perumnas, terdapat beberapa pilihan untuk peremajaan rumah susun, seperti dari Perumnas mengajukan pada BP BUMN untuk dilanjutkan ke Bappenas untuk dijadikan Proyek Strategis Nasional (PSN).


Kondisi rumah susun kian memprihatinkan, Ratu Dewa mendorong percepatan realisasi revitalisasi demi kenyamanan dan keselamatan warga.--PALTV

Beberapa sektor diserahkan kepada Pemerintah kota Palembang untuk dilakukan peremajaan melalui APBD, dan dari dua pilihan tersebut Pemerintah kota Palembang masih menunggu kepastian.


Walikota Palembang Ratu Dewa--PALTV

“dari rapat bersama dengan Dirjen dan Perumnas ada dua pilihan yang dihasilkan, tetapi kami juga memerlukan kepastian dari rapat tersebut.” tegas Wali kota Palembang.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: