Mitos dan Fakta Seputar Emas, Mengungkap Realita di Balik Kilau Logam Mulia
Emas murni dengan kadar 24 karat memang memiliki sifat yang sangat stabil.--ig@botirex
PALTV.CO.ID,- Emas telah lama menjadi simbol kemewahan, kekayaan, dan keamanan finansial.
Kilau warnanya yang khas membuat logam mulia ini selalu diminati, baik sebagai perhiasan maupun investasi.
Di balik popularitasnya, terdapat banyak anggapan yang berkembang di masyarakat sebagian benar, sebagian lainnya perlu diluruskan.
Agar tidak salah kaprah, penting bagi kita untuk memahami mitos dan fakta seputar emas secara lebih mendalam.
Salah satu anggapan paling umum adalah bahwa emas tidak pernah berubah warna.
Pada dasarnya, pernyataan ini tidak sepenuhnya keliru, tetapi juga tidak sepenuhnya benar.
Emas murni dengan kadar 24 karat memang memiliki sifat yang sangat stabil.
BACA JUGA:BYD Atto 2 Tampil Perdana di Singapore Motor Show 2026, Siap Tantang Jaecoo J5
BACA JUGA:iPhone 18 vs iPhone 17: 6 hal yang diharapkan dari sekuel iPhone Apple yang paling populer
Logam ini tahan terhadap oksidasi, tidak mudah bereaksi dengan udara, air, maupun kelembapan, sehingga tampilannya cenderung tetap sama meski digunakan dalam waktu lama.
Perhiasan emas yang beredar di pasaran umumnya bukan emas murni.
Emas dengan kadar 18 karat, 14 karat, atau bahkan 22 karat biasanya telah dicampur dengan logam lain seperti perak, tembaga, atau nikel.
Campuran inilah yang membuat perhiasan emas menjadi lebih kuat dan tidak mudah berubah bentuk.
Sayangnya, logam tambahan tersebut memiliki sifat yang berbeda dari emas murni dan dapat mengalami oksidasi seiring waktu.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: berbagai sumber
