72 Persen SPPG di Sumsel Sudah Kantongi Sertifikat Laik Higiene Sanitasi

72 Persen SPPG di Sumsel Sudah Kantongi Sertifikat Laik Higiene Sanitasi

Total 503 Sarana Penyediaan Pangan Gizi (SPPG) yang terdata, sebanyak 361 SPPG atau sekitar 72 persen telah mengantongi Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS).-Ilham wahyudi-PALTV

PALEMBANG, PALTV.CO.ID – Program peningkatan keamanan pangan melalui Sertifikat Laik Higiene Sanitasi di Sumatera Selatan terus menunjukkan progres positif.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Selatan, dari total 503 Sarana Penyediaan Pangan Gizi (SPPG) yang terdata, sebanyak 361 SPPG atau sekitar 72 persen telah mengantongi Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS).

Capaian ini diraih seiring satu tahun pelaksanaan program makan bergizi di Sumsel yang menitikberatkan pada aspek kebersihan serta keamanan pangan bagi masyarakat.


Total 503 Sarana Penyediaan Pangan Gizi (SPPG) yang terdata, sebanyak 361 SPPG atau sekitar 72 persen telah mengantongi Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS).-Ilham wahyudi-PALTV

Sertifikat Laik Higiene Sanitasi menjadi indikator bahwa sarana penyedia pangan telah memenuhi standar kebersihan dan keamanan sesuai ketentuan yang berlaku.

BACA JUGA:Sumsel United Upaya Beberikan Hasil Maksimal di Laga Kandang

BACA JUGA:Diduga Korsleting Listrik, Rumah Kayu Warga Desa Ketapang Ogan Ilir Ludes Terbakar Dini Hari

Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinkes Sumsel, Dedy Irawan, mengatakan capaian tersebut menunjukkan komitmen pelaku SPPG dalam menjaga kualitas pangan yang dikonsumsi masyarakat.

“Dari total 503 SPPG yang terdata di Sumsel, sebanyak 361 SPPG atau sekitar 72 persen sudah memiliki Sertifikat Laik Higiene Sanitasi. Sertifikat ini menandakan bahwa sarana penyedia pangan tersebut telah memenuhi standar kebersihan dan keamanan pangan,” ujar Dedy Irawan.


Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinkes Sumsel, Dedy Irawan-Ilham wahyudi-PALTV

Sementara itu, SPPG yang belum mengantongi Sertifikat Laik Higiene Sanitasi dinilai masih belum memenuhi kriteria hasil inspeksi kesehatan. Beberapa aspek yang menjadi perhatian antara lain kebersihan lingkungan, pengelolaan makanan, serta penerapan standar keamanan pangan bagi konsumen.

Dedy menambahkan, pihaknya terus melakukan pembinaan dan pengawasan secara berkelanjutan agar seluruh SPPG di Sumsel dapat memenuhi standar yang ditetapkan.

BACA JUGA:Polisi Intensif Selidiki Keributan Berdarah di Sekitar PS Mall Palembang, Beberapa Pelaku Sudah diKantongi

BACA JUGA:Pasangan Muda-Mudi Kepergok Berbuat Tak Senonoh di Parkiran Klinik

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: paltv.co.id