Tom Lee Bocorkan Sinyal Besar: Bitcoin & Ethereum Bersiap Masuk Era Kenaikan Terpanjang
Tom Lee mengungkap sinyal kuat pasar kripto--foto: chat gpt
PALTV.CO.ID- Pasar kripto kembali memanas setelah Tom Lee, analis pasar ternama sekaligus co-founder Fundstrat Global Advisors, melontarkan prediksi yang langsung memicu perbincangan.
Di tengah koreksi harga yang menekan Bitcoin dan Ethereum sepanjang akhir 2025, Lee justru melihat peluang besar: pasar kripto sedang bersiap memasuki fase “supercycle”—sebuah era kenaikan yang diyakini lebih panjang dan lebih kuat dibanding siklus sebelumnya.
Pernyataan ini muncul saat banyak investor masih diliputi keraguan. Harga aset kripto utama memang belum sepenuhnya pulih dari tekanan jual, memicu kekhawatiran apakah pasar telah mencapai puncak siklusnya.
Namun bagi Lee, kondisi saat ini bukanlah sinyal kehancuran, melainkan fase jeda sebelum lonjakan yang lebih besar terjadi.
Koreksi Bukan Akhir, Tapi Awal Babak Baru
Menurut Tom Lee, koreksi yang terjadi di pasar kripto merupakan bagian alami dari proses pembentukan tren yang sehat.
Ia menilai penurunan harga saat ini lebih menyerupai reset pasar, di mana leverage berlebih dan spekulasi jangka pendek secara perlahan tersingkir.
BACA JUGA:Kurs Dolar di Hari Pertama Tahun Baru 2026, Rupiah Dibuka di Kisaran Rp16.800–Rp17.000
“Pasar yang kuat tidak runtuh hanya karena koreksi,” kata Lee dalam analisis terbarunya. Ia menegaskan bahwa selama struktur harga utama tetap terjaga, koreksi justru memperkuat fondasi untuk kenaikan berikutnya.
Pandangan ini kontras dengan sentimen pesimistis yang berkembang di kalangan pelaku pasar ritel. Saat sebagian investor memilih menunggu di pinggir lapangan, Lee melihat momen ini sebagai fase krusial menuju perubahan besar dalam siklus kripto global.
Apa yang Dimaksud Supercycle Versi Tom Lee?
Istilah supercycle yang digunakan Tom Lee merujuk pada periode kenaikan harga yang melampaui pola siklus kripto empat tahunan yang selama ini dikenal.
Jika siklus tradisional cenderung diwarnai lonjakan cepat lalu koreksi tajam, supercycle justru bergerak lebih stabil, panjang, dan berlapis.
Dalam fase ini, kenaikan harga tidak semata digerakkan oleh euforia atau spekulasi, melainkan oleh akumulasi jangka panjang, permintaan institusional, serta meningkatnya kepercayaan pasar terhadap kripto sebagai kelas aset.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: berbagai sumber
