Inilah Alasan Kenapa Mitsubishi Outlander Tak Banyak DI Pasar Indonesia?

Inilah Alasan Kenapa Mitsubishi Outlander Tak Banyak DI Pasar Indonesia?

Inilah Alasan Kenapa Mitsubishi Outlander Tak Banyak DI Pasar Indonesia?--youtube.com/@FUSE BOX MOTO


Mitsubishi Outlander pertama kali hadir di Indonesia dengan tiga varian,--youtube.com/@FUSE BOX MOTO

Dengan harga mulai dari Rp289 juta, Outlander terlalu dekat dengan model premium di atasnya.

Selain harga, fitur yang ditawarkan Outlander juga dinilai kurang menarik. Di kelas SUV, fitur menjadi salah satu faktor krusial yang menentukan keputusan konsumen.

BACA JUGA:Perang Turbo, Mana Yang Lebih Baik Aerox Turbo Atau Nmax Turbo

BACA JUGA:Puluhan Massa Minta Pemkot Palembang Tutup Parside Hotel

Sayangnya, fitur Outlander dianggap biasa saja dan tidak memiliki keunggulan yang signifikan dibandingkan kompetitornya.

Mitsubishi mencoba memberikan penyegaran pada 2014, namun facelift yang dilakukan bersifat minor dan tidak membawa perubahan besar.

Di saat yang sama, Honda meluncurkan HR-V yang semakin memperberat persaingan. Desain dan fitur HR-V lebih sesuai dengan selera pasar Indonesia, sehingga Outlander semakin tertinggal.

Masalah Teknis dan Durabilitas

BACA JUGA:Hujan Deras Hantam Banyuasin, 10 RT Terkepung Banjir!

BACA JUGA: Jalan Lettu Karim Kadir Kembali Rusak, Warga Desak Perbaikan Segera Dilakukan

Kendala lain yang dihadapi Outlander adalah masalah teknis dan durabilitas.

Outlander dikenal memiliki berbagai penyakit bawaan, mulai dari mesin yang kasar saat dihidupkan, suara decitan ketika AC menyala, hingga suspensi belakang yang sering berbunyi.

Masalah ini diperburuk dengan mahalnya harga suku cadang Mitsubishi saat itu, yang bisa mencapai dua hingga tiga kali lipat dibandingkan Toyota.

Mitsubishi sempat melakukan recall untuk memperbaiki cacat produksi pada belt dan alternator AC. Meski demikian, citra Outlander sudah terlanjur buruk di mata konsumen.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: berbagai sumber