Mengapa Harga Mobil Cina Yang Bekas Cenderung Anjlok?

Mengapa Harga Mobil Cina Yang Bekas  Cenderung Anjlok?

Mengapa Harga Mobil Cina Yang Bekas Cenderung Anjlok?--youtube fuse box

Selain itu, belum ada bukti nyata tentang daya tahan mesin mobil Cina dalam jangka panjang, seperti penggunaan selama 10 tahun atau dengan jarak tempuh di atas 500.000 kilometer.

Penurunan Harga yang Signifikan.

BACA JUGA:Honda PCX160 Meluncur , Ini Fitur terbarunya!

BACA JUGA:MAKA Motors Siap Luncurkan Skuter Matik Agresif Pertama di Januari 2025

Harga bekas mobil Cina juga sering mengalami penurunan drastis dalam waktu singkat.


fenomena yang menarik perhatian adalah harga mobil Cina bekas yang cenderung anjlok tajam.youtube fuse box

Sebagai contoh, mobil Cherry Tigo 8 Pro yang dalam kondisi baru dijual dengan harga Rp528,5 juta hingga Rp558,5 juta, hanya dalam beberapa bulan sudah terjun ke kisaran Rp349,5 juta.

Fenomena serupa terjadi pada model lain, seperti Wuling Almaz RS, yang harga bekasnya merosot dari Rp444 juta menjadi Rp248 juta dalam waktu satu tahun.

Menariknya, meskipun harga sudah jauh lebih murah, mobil bekas Cina tetap sulit terjual. Hal ini semakin menegaskan rendahnya minat pasar terhadap mobil bekas asal negeri tirai bambu.

BACA JUGA:Adab Seorang Muslim Saat Menghadapi Orang yang Sakaratul Maut

BACA JUGA:Sesuai Permintaan Istri KMS H Halim Dikebumikan Dibelakang Kediamannya

Sulitnya Pembiayaan Kredit

Kendala lain yang dihadapi calon pembeli mobil bekas Cina adalah sulitnya mendapatkan pembiayaan dari lembaga leasing. Banyak leasing yang enggan memberikan kredit untuk mobil bekas Cina karena meragukan kualitasnya.

Jika mobil mengalami kerusakan, pengguna bisa merasa terbebani dan memutuskan untuk mengalihkan kredit atau bahkan membiarkan mobil ditarik oleh leasing.

Untuk mengurangi risiko, leasing biasanya mensyaratkan uang muka yang tinggi, membuat pembelian mobil bekas Cina semakin tidak menarik.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: berbagai sumber