Mengenal Desa Para Orang Kerdil di Dunia

Mengenal Desa Para Orang Kerdil di Dunia

Rumah yang berpintu dan jendela kecil di desa Makhunik di dekat Afganistan. Dari zaman dulu didiami orang-orang kerdil.-- zhynetrick.com

PALEMBANG, PALTV.CO.ID - Ada banyak desa di dunia yang memiliki keunikan dan ciri khasnya masing-masing, desa Makhunik salah satunya. Di desa Makhunik, banyak orang yang mengenalnya dengan sebutan kurcaci atau kerdil. desa Makhunik sudah sangat tua, sekitar 1500 tahun.

Menurut Info, Makhunik merupakan salah satu daerah yang berada di dekat negara Afganistan dan terdapat sebuah desa berusia 1500 tahun. Desa ini dikenal sebagai Desa kerdil atau Gnome dan diangkat menjadi salah satu dari 7 desa terindah di dunia.

Para ahli percaya bahwa sekitar seabad yang lalu, kurcaci dengan panjang sekitar 50 cm hidup di desa ini. Pasalnya, dari 200 rumah batu dan lumpur yang ada di desa ini, sekitar 70 atau 80 sangat rendah, tingginya hanya 150 cm. 

Selain itu, dari rumah-rumah itu mempunyai pintu yang sangat sempit dan hanya bisa dimasuki jika orang normal membungkuk.

BACA JUGA:Sunnah di Hari Jumat yang Sering Dilupakan: Meningkatkan Kebaikan dalam Ibadah

BACA JUGA:Terungkap! Daftar 7 Kota dengan Jumlah Janda Terbanyak di Indonesia, Anda Tidak Akan Percaya Angkanya!

Meski Desa Makhunik sudah ada sejak dari 1000 tahun, arsitekturnya masih sama seperti 10.000 tahun lalu. Hal ini terlihat dengan membangun struktur rumah sederhana seperti lumpur, kayu, jerami dan batu.

Panjang rumah Makhunik kurang lebih 1,5-3 meter atau 3 x 5 meter dan tinggi plafon 1,5 meter. Sejak tahun 2006, sekitar 125 keluarga tinggal di Makhunik dengan jumlah penduduk sekitar 700 jiwa. 

Awalnya, diduga mereka merupakan Sunni dari Afganistan yang berpindah ke daerah itu ratusan tahun silam. Tetapi, mereka diisolasi pada saat itu dan hanya mempunyai sedikit kontak dengan orang luar.

Orang-orang Makhunik dulunya memiliki tubuh yang cacat, bukan disebabkan dengan penemuan arsitektur di daerah itu, tetapi pada tahun 2005 juga ditemukan tubuh mumi berukuran sekitar 25 cm di daerah itu.

BACA JUGA:Karyawan Milenial Wajib Waspada! Cara Mengatasi Sakit Kepala Akibat Kelelahan Bekerja

BACA JUGA:Krisis Finansial, MU Ditawar Fantastis Sheikh Miliarder Qatar

Kemudian para ahli menetapkan bahwa mumi tersebut sebenarnya merupakan bayi prematur yang meninggal sekitar 400 tahun yang lalu. Namun, mereka mengklaim bahwa penduduk Mahoni generasi sebelumnya sebenarnya lebih kecil dari biasanya.

Mereka juga mengetahui bahwa salah satu alasan mengapa orang di wilayah Makhunik lebih kecil dari orang lain adalah disebabkan oleh kekurangan makanan yang parah.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: berbagai sumber