Kemajuan Teknologi Otomotif dalam Pengamanan Kendaraan

Kemajuan Teknologi Otomotif dalam Pengamanan Kendaraan--Foto : Freepik.com/freepik
Pencegahan Pencurian
Fungsi utama alarm mobil adalah untuk mencegah pencurian. Sensor yang merupakan bagian dari alarm biasanya dipasang pada pintu mobil dalam bentuk switch.
Ketika pintu mobil dibuka, switch ini akan mengirim sinyal ke unit kontrol. Sinyal tersebut kemudian akan diteruskan oleh unit kontrol untuk mengaktifkan sirine atau lampu kedip sebagai tanda bahaya.
Sistem Keamanan Tambahan
Alarm mobil juga berfungsi sebagai sistem keamanan tambahan untuk mencegah upaya pembobolan atau perusakan mobil. Dengan teknologi yang semakin canggih, pencuri kini memiliki berbagai alat untuk melancarkan aksinya. Oleh karena itu, sensor-sensor pada alarm dipasang untuk mendeteksi kegiatan mencurigakan terhadap mobil Anda, seperti percobaan membuka pintu secara paksa.
Indikasi Kebakaran
Selain mencegah pencurian dan perusakan, alarm mobil juga bisa memberikan peringatan saat terjadi indikasi kebakaran. Sensor yang peka akan mendeteksi kejanggalan pada mesin, seperti korsleting atau percikan api, dan alarm akan berbunyi secara otomatis sebagai tanda peringatan.
BACA JUGA:Melihat Masa Depan Otomotif Global di Beijing Auto Show 2024
Tanda Peringatan Bahaya
Alarm mobil juga berfungsi sebagai pemberi tanda peringatan bahaya. Misalnya, saat Anda sedang berkendara di malam hari dan merasa lelah, alarm dapat memberikan peringatan saat ada objek di depan yang perlu dihindari. Sensor alarm yang peka akan mendeteksi objek, baik besar maupun kecil, dan memberikan peringatan kepada pengemudi untuk menghindari kecelakaan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: berbagai sumber