Dikta Wicaksono Menapaki Kebahagiaan yang Abadi melalui Pernikahan Sederhana di KUA

Dikta Wicaksono Menapaki Kebahagiaan yang Abadi melalui Pernikahan Sederhana di KUA

Dikta Wicaksono Menapaki Kebahagiaan yang Abadi melalui Pernikahan Sederhana di KUA--Sumber foto:Instagram/@dikta

PALEMBANG, PALTV.CO.ID- Pernikahan sering kali dianggap sebagai salah satu momen paling istimewa dalam perjalanan hidup seseorang.

Namun, bagi musisi Dikta Wicaksono, merayakan kebahagiaan tidak harus melibatkan gemerlap pesta pernikahan mewah. 

Dalam sebuah wawancara di saluran YouTube Taulany TV, Dikta mengungkapkan alasan di balik pilihannya untuk menyelenggarakan pernikahan yang sederhana dan intim.

Dikta meyakini bahwa mengundang banyak tamu dalam sebuah pesta pernikahan bisa membuat acara tersebut menjadi ramai dan kurang efisien. “Enggak suka gue, karena gue enggak suka datang ke pesta pernikahan.

BACA JUGA:Ribuan Pengusaha Kuliner Serbu Kantor Walikota Palembang dalam Aksi Damai

Menurut gue itu crowded dan enggak efisien,” ungkapnya. Bagi Dikta, inti kebahagiaan terletak pada momen bersama orang-orang terdekat yang benar-benar mengenalnya.

Ia lebih memilih merayakan kebersamaan dengan orang-orang yang tahu dan memahaminya secara mendalam.

Dikta Wicaksono menegaskan keinginannya untuk merayakan ikatan suci di Kantor Urusan Agama (KUA). Baginya, esensi dari pernikahan bukanlah pada perayaan megah, melainkan pada kesyahduan dan sahnya ikatan tersebut.

“Gue mau menikah dengan tidak ada pesta, gue maunya nikah sederhana, nikah di KUA, salaman, sah, pesta kecil saja di rumah gue,” jelas Dikta. Keputusan ini mencerminkan dorongannya untuk fokus pada makna sejati pernikahan daripada hanya mengejar seremoni besar-besaran.


Dikta Wicaksono Menapaki Kebahagiaan yang Abadi melalui Pernikahan Sederhana di KUA--Sumber foto:Instagram/@dikta

Dalam perencanaan pernikahannya, Dikta mengungkapkan keinginannya untuk mengadakan pesta kecil di rumah.

Pilihan ini bukan hanya menciptakan suasana yang lebih intim, tetapi juga memberikan kesempatan bagi tamu untuk merasakan kehangatan dan kebersamaan.

Dengan menggelar pesta di rumah, Dikta bermaksud menciptakan momen yang santai dan menyenangkan bagi semua yang hadir.

Lebih lanjut, Dikta menyatakan bahwa kebahagiaan dalam pernikahan tidak seharusnya hanya bertahan sehari.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: berbagai sumber