Apakah Jerawat Diturunkan Dari Orang Tua Ke Anak? Bisa jadi Iya, Begini Penjelasannya

Apakah Jerawat  Diturunkan Dari Orang Tua Ke Anak? Bisa jadi Iya, Begini Penjelasannya

Apakah Jerawat Diturunkan Dari Orang Tua Ke Anak? Bisa jadi Iya, Begini Penjelasannya--free pik.com

PALEMBANG, PALTV.CO.ID,- Meskipun tidak ada istilah ilmiah untuk jerawat familial, Dr Seema Oberoi Lal, Konsultan Dokter Kulit di Rumah Sakit CK Birla, Gurugram, menjelaskan bahwa jika orang tua seseorang juga memiliki jerawat, maka ia akan lebih rentan terhadap jerawat. Berikut adalah beberapa tips tentang cara mengatasi jerawat keluarga.

Jerawat adalah kondisi kulit yang umum terjadi pada jutaan orang di seluruh dunia dan sering dianggap sebagai sebuah ritus peralihan selama masa remaja.

Namun, bagi sebagian orang, jerawat melampaui pengalaman individu dan menjadi masalah keluarga yang umum. Dikenal sebagai jerawat familial atau jerawat turunan, penyakit kulit ini memengaruhi beberapa anggota dalam satu keluarga.

Dokter kulit Dr Rashmi Shetty baru-baru ini mengungkapkan cara mengenali jerawat familial melalui beberapa indikator utama.

BACA JUGA:Adakah Cara Untuk Merangsang Pertumbuhan Sel-Sel Otak Baru? Simak Pendapat Ahli.

Dalam sebuah unggahan di Instagram, ia mendesak orang-orang untuk memeriksa kulit orang tua mereka apakah ada bekas luka lama dan jerawat aktif. "Jika tidak, lihatlah saudara kandung Anda dan saudara kandung orang tua Anda juga," saran Dr Shetty.

Jadi, apa sebenarnya yang dimaksud dengan jerawat familial?


Apakah Jerawat Diturunkan Dari Orang Tua Ke Anak? Bisa jadi Iya, Begini Penjelasannya--free pik.com

Dr Seema Oberoi Lal, konsultan dokter kulit di Rumah Sakit CK Birla, Gurugram, menjelaskan bahwa jika orang tua seseorang juga memiliki jerawat, maka mereka akan lebih rentan terkena jerawat. "Beberapa orang memiliki kulit berjerawat atau berminyak yang diwarisi dari orang tuanya," katanya.

Mengidentifikasi jerawat familial sering kali membutuhkan riwayat keluarga.

BACA JUGA:Laga ke 4 play Off Zona Gegradasi Kompetisi Liga 2, Sriwijaya FC Waspadai Kebangkitan Sada Sumut FC

"Jika bersifat genetik, jerawat dapat dimulai segera setelah masa pubertas dimulai, dan orang-orang seperti itu mungkin mengalami jerawat yang membandel yang membutuhkan perawatan dermatologis khusus untuk pengobatan," jelas Dr Lall.

Sebuah studi tahun 2019 yang diterbitkan dalam Journal of Investigative Dermatology menemukan bahwa varian genetik tertentu dalam keluarga meningkatkan kemungkinan timbulnya jerawat.

Namun, faktor genetik ini hanya mengatur panggung, meninggalkan faktor lingkungan dan gaya hidup dalam sorotan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: berbagai sumber