Banjir Melanda Musi Banyuasin, Lebih dari 120 Keluarga Terpaksa Mengungsi

 Banjir Melanda Musi Banyuasin, Lebih dari 120 Keluarga Terpaksa Mengungsi

Banjir Melanda Musi Banyuasin, Lebih dari 120 Keluarga Terpaksa Mengungsi-Foto/ruzi iskandar-PALTV

PALEMBANG, PALTV.CO.ID- Ratusan rumah warga di Kecamatan Sungai Keruh, Musi Banyuasin, terendam banjir sejak Sabtu kemarin, memaksa lebih dari 120 kepala keluarga untuk mengungsi akibat dampak banjir yang melanda.

Bajir yang mencapai kedalaman satu hingga satu setengah meter terjadi di Kecamatan Sungai Jeruh, disebabkan oleh meluapnya dua sungai utama, yaitu Sungai Keruh dan Sungai Sake, akibat intensitas hujan yang tinggi dalam beberapa hari terakhir.

Warga menyatakan bahwa banjir ini merupakan peristiwa musiman yang sering terjadi setiap tahunnya, dan mereka berharap agar kondisi segera membaik untuk mengembalikan normalitas kehidupan sehari-hari.

Edi Heryanto, Camat Sungai Keruh, menyebutkan bahwa lima desa yang terdampak langsung adalah Desa Kerta Ayu, Gajah Mati, Tebing Bulang, Kerta Jaya, dan Rantau Sialang. Sejumlah bantuan, seperti sembako, obat-obatan, dan perlengkapan kebersihan, telah disalurkan ke lokasi banjir untuk membantu warga yang terdampak.

BACA JUGA:Kebakaran Menghanguskan Gudang Properti Pelaminan di Palembang

Warga yang terpaksa mengungsi diakui bahwa banjir ini telah mengganggu aktivitas sehari-hari mereka. Sementara itu, bantuan dari pemerintah kabupaten, berupa sembako, obat-obatan, dan bantuan lainnya, telah diberikan kepada warga yang membutuhkan. Pemkab Muba terus memberikan dukungan untuk membantu warga yang terdampak banjir.

" Ini air naik bukan banjir yang menjadi tradisi tahunan di wilayah Sungai Keruh, kami sudah datangbl ke sejumlah lokasi untuk memastikan kondisi warga, selain itu kami juga telah menyakurka bantua nkepada sejunkah warga yangvterdampak banjir seoertu sembako dan obatan". Jelas Camat Sungai Keruh

Bajir ini telah berlangsung sejak Sabtu, 5 Januari 2024, dan melibatkan sebanyak 272 rumah dan lebih dari 120 kepala keluarga. Sejumlah warga terpaksa mengungsi ke tempat-tempat yang lebih tinggi untuk menjaga keselamatan mereka. Pemerintah setempat terus berkoordinasi untuk penanganan dan pemulihan dampak banjir ini.

" Bajir ini sudah emaot hari pak, dannsudah menggau aktivitas kami, biasanya banjir seperti bisa satu sampai dua minnggu tergantungbdebitbair sungai."Jelas Farida warga sungai keruh. 


Banjir Melanda Musi Banyuasin, Lebih dari 120 Keluarga Terpaksa Mengungsi-Foto/Ruzi Iskandar-PALTV

Semabtara itu pj bupatu musi banyuasin Apriyadi sudah meninjau lngsung lokasi banjir teesebut dan secara langsung menyerahkan bantuanberas dan paket sembako kepada warga yang yang terdampak banjir.

"Musim banjir sekarang, sangat rentan anak-anak terkena penyakit dan juga kondisi lingkungan yang banjir bisa membahayakan anak-anak, apalagi yang belum bisa berenang. Untuk itu, selalu jaga anak-anak dan keluarga," Ungkapnya. 

Selain itu ian juga berpesan kepada para Kepala Desa melalui Camat untuk terus memantau dan mendata warganya yang terkena dampak banjir.(*)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: paltv.co.id