Tamat SMA Mau Kuliah? Jangan Sampai Salah Jurusan! Berikut Ini Tips dan Trik Agar Tidak Salah Pilih Jurusan Sa

Tamat SMA Mau Kuliah? Jangan Sampai Salah Jurusan! Berikut Ini Tips dan Trik Agar Tidak Salah Pilih Jurusan Sa

Tamat SMA Mau Kuliah? Jangan Sampai Salah Jurusan! Berikut Ini Tips dan Trik Agar Tidak Salah Pilih Jurusan Sa--pixabay.com

4. Memahami manfaat dan konsekuensi memilih

Ingatlah bahwa tidak ada yang sempurna. Sama dengan jurusan kuliah, guys. Jurusan kuliah mungkin sesuai dengan minat Anda, tetapi prospek pekerjaan agak tidak menarik. Atau sebaliknya, ada universitas blok B dengan mata pelajaran yang kurang menarik tetapi peluang Anda di sana cukup bagus.

Tidak peduli seberapa keras kita berusaha membuat pilihan yang baik, selalu ada kerugiannya. Inilah mengapa penting untuk mengetahui konsekuensi memilih jurusan di perguruan tinggi. Jangan hanya melihat sisi positif atau manfaatnya saja, geng!

Nah, Setelah anda memperoleh tips dan trik untuk bagaimana memilih jurusan yang tepat, sekarang kita harus tahu apa saja pantangan dalam memilih jurusan? 

1. Jangan Pilih Jurusan Kuliah Hanya Untuk Masa Depan Pernahkah Sobat Pintar

menyarankan kamu untuk memilih jurusan kuliah yang ada “rawanya”? dianggap sebagai prospek yang baik.

Beberapa jurusan benar-benar membekali kita dengan pengetahuan, kemampuan dan keterampilan yang diperlukan untuk mempraktikkan profesi tertentu – seperti akuntan, aktuaris atau petugas bea cukai dalam contoh di atas. Namun bukan berarti kompetensi di bidang ini tiba-tiba membantu kita sukses di masa depan.

Banyak faktor yang mempengaruhi kesuksesan profesional seseorang. Jurusan kuliah dan prospek yang mereka tawarkan tidak sesederhana menjumlahkan bilangan bulat. Memilih jurusan kuliah yang membuat orang lain terlihat berkelas belum tentu membuat masa depan kita cerah dan gemerlap.

2. Jangan hanya fokus pada nilai

Apa mata pelajaran favoritmu di sekolah? Mata pelajaran apa yang memiliki IPK bagus? Misalnya, jika mata pelajaran matematika, apakah Sobat Pintar akan memilih untuk belajar matematika?

Tidak, tidak sesederhana itu. Misalnya, ternyata matematika juga digunakan di jurusan kalkulus dan statistika. Sebenarnya ada juga jurusan pendidikan matematika. Pilihan jurusan universitas kamu tidak terbatas pada Jurusan Matematika IMFA saja, geng!

Salah satu cara menentukan jurusan kuliah adalah dengan melihat nilai sekolah. Nilai sekolah sering dijadikan acuan ketika kita perlu menentukan jurusan kuliah. Tapi itu bukan satu-satunya, teman saya.

3. Jangan mengabaikan bakat dan minat

Kembali ke contoh di atas. Misalnya, hanya karena hasil matematika Anda selalu sempurna, Anda memilih jurusan pedagogi matematika. Bahkan, mahasiswa jurusan pendidikan lebih banyak mempelajari teori pengajaran daripada mahasiswa IPA jurusan matematika.

Jadi pertanyaannya, apakah Anda pintar suka mengajar? Atau, Sobat suka mendalami matematika murni? Bagaimana dengan Matematika Terapan? Dari semua pilihan tersebut, manakah yang paling sesuai dengan bakat dan minatmu, Sobat?

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: akupintar.id