Harga Kompetitif, Jarak Tempuh 410 Km: BD Oto 2 Siap Gebrak Indonesia?
Kemunculan nama BD Oto 2 di data NJKB pusat menjadi sinyal kuat bahwa pasar mobil listrik Indonesia--youtube@autodp
Dari sisi material, kualitasnya memang tidak semewah model yang lebih mahal. Namun penyusunan panel terasa rapi dan solid. Fokus utama tampaknya bukan pada gimmick desain, melainkan pada kenyamanan dan kepraktisan.
Untuk ukuran SUV kompak, ruang kabinnya tergolong lapang. Kursi belakang masih cukup nyaman untuk penumpang dewasa. Sementara kapasitas bagasi dinilai memadai untuk kebutuhan harian atau perjalanan jarak menengah ke luar kota.
BACA JUGA:OTT Anggota DPRD, Bupati Muara Enim Tekankan Ini Pelajaran bagi Pejabat lain
BACA JUGA:Hasil Ungkap Kasus, Barang Haram Narkoba Diblander dan Dicampur Deterjen
Soal performa, BD Oto 2 dirancang dengan orientasi efisiensi dan kenyamanan. Di pasar Tiongkok, mobil ini dibekali baterai berkapasitas 51,3 kWh—angka yang cukup besar untuk kelasnya.
Dengan kapasitas tersebut, pabrikan mengklaim jarak tempuh hingga 410 kilometer berdasarkan standar NEDC.
Memang, pengujian NEDC dikenal cenderung optimistis. Namun dalam pemakaian riil, estimasi jarak tempuhnya tetap tergolong memadai untuk kebutuhan komuter harian maupun perjalanan luar kota jarak menengah.
Karakter berkendaranya difokuskan pada kenyamanan. Akselerasi khas mobil listrik terasa responsif, tetapi tidak agresif.
Suspensi pun disetel untuk meredam getaran jalan secara optimal, bukan untuk sensasi sporty. Dengan pendekatan ini, Oto 2 lebih tepat disebut sebagai SUV listrik keluarga kecil yang praktis dan mudah dikendarai.
Di Tiongkok, BYD Yuan Up dipasarkan dengan harga yang cukup kompetitif. Jika dikonversikan ke rupiah, banderolnya berada di kisaran ratusan juta bagian bawah, tergantung varian dan spesifikasi.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: youtube@auto dp

