Tenaga Bawah Morbidelli C252V: Karakter Mesin Cruiser 250 cc yang Responsif dan Nyaman
Tenaga bawah Morbidelli C252V terasa responsif dan halus--foto: chat gpt
PALTV.CO.ID- Morbidelli C252V merupakan sebuah cruiser berkapasitas 249 cc yang menggabungkan karakter klasik V-Twin dengan teknologi modern yang relatif matang untuk kelas 250 cc.
Motor ini dirancang untuk rider yang mencari pengalaman berkendara santai, responsif, tetapi tetap memiliki performa yang cukup terutama di tenaga bawah dan torsi menengah yang sangat menentukan kenyamanan sehari-hari maupun saat touring jarak jauh.
1. Mesin V-Twin 249 cc: Struktur dan Karakter Dasar
Morbidelli C252V dipersenjatai oleh mesin tipe V-Twin 249 cc 8-valve SOHC, yang memiliki rasio kompresi 11,8:1 serta sistem pembakaran Electronic Fuel Injection (EFI).
Mesin ini memakai konfigurasi dua silinder V-Twin yang terkenal karena torsi yang “membumi” serta respons yang linear dibanding mesin satu silinder yang sering terasa tajam dan kurang seimbang di rpm rendah.
BACA JUGA:Mesin Morbidelli C252V Dirancang Tahan Panas, Andal untuk Penggunaan Harian dan Touring
Dalam spesifikasi pabrikan, mesin ini menghasilkan tenaga maksimal 25,48 hp pada 9.000 rpm dan torsi puncak 25 Nm pada 5.500 rpm.
Untuk sebuah cruiser kelas 250 cc, angka-angka ini cukup menjanjikan tapi yang paling penting bukan sekadar angka puncak, melainkan bagaimana tenaga dan torsi itu tersalur di rentang rpm yang digunakan sehari-hari.
2. Apa Itu “Tenaga Bawah” dan Kenapa Penting?
Secara sederhana, tenaga bawah adalah seberapa apal tenaga dan torsi yang tersedia di putaran mesin rendah sampai menengah (biasanya 1.500–6.000 rpm).
Rentang ini sangat penting karena sehari-hari pengendara sering berkendara pada kecepatan rendah sampai menengah misalnya saat macet, menyalip di jalan kota, ataupun keluar masuk tikungan jalan luar kota.

tenaga bawah Morbidelli C252V responsif dan nyaman-- Foto: [email protected]
Karena mesin V-Twin C252V memiliki karakter torsi yang “lebih rata” dan tersedia sejak rpm bawah hingga pertengahan, motor ini terasa lebih ramah dan mudah dikendalikan, terutama bagi pemula atau rider cruiser yang tidak ingin agresif pada rpm tinggi.
3. Karakter Torsi di Tenaga Bawah Motor
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: berbagai sumber
