Warga Keluhkan Harga Beras Naik di Pasaran
Tumpukan beras premium yang mengalami kenaikan harga--Foto : M. Aidil - PALTV

Pembeli, Indah, --Foto : M. Aidil - PALTV
Sementara itu, salah satu pembeli, Indah, mengaku kenaikan harga beras turut memengaruhi usaha nasi uduk yang dijalankannya. Ia menyebut harus menambah modal usaha hingga 10 persen dari biasanya.
“Kenaikan harga beras ini sangat terasa, terutama untuk usaha kecil seperti saya. Modal jadi bertambah sekitar 10 persen dari biasanya,” kata Indah.
Ia mengaku terpaksa menyiasati kondisi tersebut agar usahanya tetap berjalan.
“Kalau tidak disiasati, bisa rugi. Kadang saya kurangi sedikit porsi atau menaikkan harga jual, tapi takut pelanggan berkurang,” ungkapnya.
BACA JUGA:Kemenkum Sumsel Evaluasi Kinerja 14 Organisasi Bantuan Hukum, Tekankan Kualitas Layanan
BACA JUGA:Perkuat Kinerja Pembinaan Hukum, Kemenkum Sumsel Akselerasi Capaian Program Triwulan II 2026
Indah berharap pemerintah segera turun tangan menstabilkan harga.
“Harapannya harga bisa kembali normal. Kalau terus naik, kami pelaku usaha kecil yang paling terdampak,” ujarnya.
Warga berharap pemerintah dapat segera mengambil langkah konkret untuk menstabilkan harga beras di pasaran, sehingga daya beli masyarakat tetap terjaga dan aktivitas ekonomi tidak terganggu.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: paltv.co.id

