Bukit Asam PT. BA

Ditjenpas Sumsel Tunggu Hasil Autopsi, Janji Usut Tuntas Kematian Napi

Ditjenpas Sumsel Tunggu Hasil Autopsi, Janji Usut Tuntas Kematian Napi

Kepala Kanwil Ditjenpas Sumsel, Erwedi Supriyatno, menyampaikan bahwa pihaknya saat ini masih menunggu hasil resmi autopsi dari tim forensik RS Bhayangkara M. Hasan Palembang. Autopsi dilakukan setelah jenazah korban diekshumasi oleh penyidik bersama tim --Foto : Mulyadi - PALTV

Kasus ini sendiri menjadi perhatian publik, sehingga Ditjenpas Sumsel berjanji akan bersikap terbuka dalam setiap perkembangan penanganannya.

Sebelumnya, kematian Sandi (29), narapidana di Lapas Narkotika Kelas IIB Banyuasin, Sumatera Selatan, terus menuai perhatian publik.

Guna memastikan penyebab kematian, aparat kepolisian bersama tim forensik melakukan ekshumasi terhadap jenazah korban di TPU Al Jihad, Kecamatan Sukarami, Palembang, Senin 30 Maret 2026.

Pembongkaran makam berlangsung sekitar dua jam dan disaksikan langsung oleh penyidik serta pihak keluarga. Suasana duka tak terbendung, terutama dari ibu korban yang menangis histeris berharap keadilan atas kematian anaknya.

BACA JUGA:Kebakaran Hebat Sumur Minyak Ilegal di Keluang Muba, Puluhan Kendaraan Hangus

BACA JUGA:Kemenkum Sumsel dan Ditjen AHU Sinergi Perkuat Peran PPNS

Pihak keluarga menilai ada kejanggalan dalam kematian Sandi. Ayah korban mengungkapkan, sebelum dinyatakan meninggal dunia, anaknya sempat menghubungi keluarga dan menyampaikan kabar akan segera bebas dalam waktu dekat.

Namun, tak lama berselang, keluarga justru menerima kabar bahwa Sandi telah dilarikan ke rumah sakit. Saat tiba di Instalasi Gawat Darurat RSUD Sukajadi KM 14 Banyuasin, korban disebut sudah tidak bernyawa.

Keluarga juga mengaku menemukan sejumlah luka lebam pada tubuh korban, mulai dari bagian wajah, telinga, hingga tangan dan kaki, yang diduga akibat kekerasan.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: paltv.co.id