Penipuan Digital Kian Marak Jelang Idulfitri, Warga Diminta Waspada
Penipuan digital kian marak jelang Idulfitri, warga diminta agar senantiasa waspada.-Ilham Wahyudi-PALTV
PALEMBANG, PALTV.CO.ID - Menjelang perayaan Idulfitri, berbagai modus penipuan berbasis digital kembali marak terjadi.
Peningkatan aktivitas transaksi masyarakat untuk kebutuhan belanja maupun pengiriman uang dimanfaatkan oleh pelaku kejahatan siber untuk melancarkan aksinya.
Pengamat informasi dan transaksi elektronik Sumatera Selatan Eka Puji Widiyanto mengatakan, para pelaku penipuan atau scammers menggunakan beragam cara untuk menjebak korban.
Salah satunya menurut Eka adalah dengan mengirimkan pesan singkat yang mengatasnamakan pihak bank.
BACA JUGA:Samapta Polres Ogan Ilir Sisir Rumah Tak Layak Huni dan Bagikan Sembako
“Modus yang sering terjadi adalah pengiriman SMS yang mengatasnamakan pihak bank. Dalam pesan tersebut, korban biasanya diminta mengklik tautan tertentu dengan alasan pembaruan data atau verifikasi rekening,” ujar Eka Puji Widiyanto.
Selain melalui pesan singkat, pelaku juga kerap menghubungi korban melalui telepon dengan dalih rekening mengalami masalah atau terblokir.
Dalam percakapan tersebut, korban kemudian diarahkan untuk memberikan data pribadi penting seperti nomor kartu, PIN, hingga kode OTP.
Eka juga mengungkapkan bahwa penggunaan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence kini mulai dimanfaatkan oleh pelaku untuk memperkuat modus penipuan, sehingga masyarakat perlu semakin berhati-hati.
BACA JUGA:Songket Palembang Segera Tercatat Indikasi Geografis, Kanwil Kemenkum Sumsel Kawal Prosesnya
BACA JUGA:TMMD ke-127 Kodim 0432/Bangka Selatan Bangun Jalan hingga Sumur Bor di Desa Penutuk
“Sekarang bahkan ada modus baru yang memanfaatkan teknologi AI. Karena itu masyarakat harus lebih waspada dan tidak mudah percaya terhadap pesan ataupun panggilan yang mengatasnamakan pihak bank,” jelasnya.

Eka Puji Widiyanto, Pengamat informasi dan transaksi elektronik Sumatera Selatan.-Ilham Wahyudi-PALTV
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: paltv

