Rahasia Sukses Kelola Uang Sekolah Anak Tanpa Pusing
memahami tips persiapkan dana pendidikan anak menjadi langkah krusial yang harus dilakukan oleh para orang tua--Chat GPT image
PALTV.CO.ID,- Mempersiapkan masa depan buah hati merupakan prioritas utama bagi setiap orang tua di Indonesia. Namun, tantangan besar sering muncul seiring dengan kenaikan biaya sekolah yang terus meroket setiap tahunnya.
Oleh karena itu, memahami tips persiapkan dana pendidikan anak menjadi langkah krusial yang harus dilakukan oleh para orang tua agar tidak terbebani secara finansial di masa mendatang.
Dalam merancang rencana keuangan yang matang, langkah pertama dari tips persiapkan dana pendidikan anak adalah menentukan target sekolah dan melakukan riset biaya secara mendetail.
Orang tua perlu mengidentifikasi jenjang pendidikan mulai dari Taman Kanak-kanak hingga perguruan tinggi.
Hal ini mencakup perhitungan uang pangkal, biaya bulanan (SPP), hingga biaya pendukung seperti seragam, buku, dan transportasi yang seringkali luput dari perhitungan awal.
BACA JUGA:10 Pilihan SUV Terjangkau 2026 yang Paling Worth It, Nyaman Dipakai
BACA JUGA:Tingkatkan Pelindungan Pekerja Melalui Forum Kepatuhan
Kunci keberhasilan dalam menjalankan tips persiapkan dana pendidikan anak ini terletak pada pemahaman mengenai inflasi pendidikan.
Di Indonesia, rata-rata kenaikan biaya pendidikan dapat mencapai 10 hingga 15 persen per tahun.
Dengan mengetahui angka inflasi tersebut, orang tua dapat memproyeksikan total dana yang dibutuhkan di masa depan dan menentukan berapa besar uang yang harus disisihkan secara konsisten setiap bulannya agar target tercapai.
Seorang pengamat keuangan, Budi Santoso, menekankan pentingnya kedisiplinan dalam menabung sejak dini.
Banyak orang tua menunda persiapan dana pendidikan dengan anggapan waktu yang tersedia masih cukup panjang..

Orang tua perlu mengidentifikasi jenjang pendidikan mulai dari Taman Kanak-kanak hingga perguruan tinggi.--Freepik.com
Padahal, semakin awal kita memulai, beban bulanan akan terasa lebih ringan karena adanya efek bunga majemuk atau pertumbuhan aset yang lebih maksimal," ujarnya dalam sebuah diskusi literasi keuangan baru-baru ini.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: berbagai sumber
