Bitcoin Rebound ke Level US$65.408, Sinyal Pemulihan atau Sekadar Relief Rally?
Harga Bitcoin (BTC) kembali menunjukkan pergerakan positif setelah beberapa pekan berada dalam tekanan.--chatgpt image
Dari sisi fundamental, suplai beredar Bitcoin saat ini telah mencapai 19,99 juta BTC atau sekitar 95,21 persen dari total maksimum 21 juta BTC.
Artinya, ruang penerbitan koin baru semakin terbatas. Dalam jangka panjang, kelangkaan ini kerap menjadi argumen utama yang mendukung prospek bullish Bitcoin.
BACA JUGA:Stok Beras Menumpuk, Komisi IV DPR RI Minta Bulog Segera Distribusikan
BACA JUGA:Nokia Pernah Bikin iPhone Terasa Jadi Bocil Kemarin Sore
Kapitalisasi pasar terdilusi penuh (Fully Diluted Valuation/FDV) tercatat sekitar US$1,373 triliun, mencerminkan valuasi maksimal apabila seluruh 21 juta BTC telah beredar.
Sebagai aset kripto dengan kapitalisasi pasar terbesar, Bitcoin tetap menjadi barometer utama pergerakan industri kripto global.
Arah pergerakan BTC kerap menentukan sentimen terhadap altcoin dan proyek berbasis blockchain lainnya.
Level Teknikal Penting
Secara teknikal, terdapat beberapa level krusial yang menjadi perhatian pelaku pasar. Area US$62.500 dipandang sebagai support kuat, sementara US$60.000 menjadi support psikologis berikutnya.
Di sisi atas, resistance terdekat berada di kisaran US$66.500, disusul level US$70.000.
BACA JUGA:Pertengahan Ramadhan, Holiday Angkasa Wisata Berangkatkan Jemaah Umrah Paket 13 Hari ke Tanah Suci
BACA JUGA:Nokia Pernah Bikin iPhone Terasa Jadi Bocil Kemarin Sore
Volume perdagangan yang mendekati US$42 miliar menunjukkan partisipasi pasar yang aktif. Jika volume tetap tinggi seiring kenaikan harga, maka validitas tren naik jangka pendek akan semakin kuat.
Namun, jika volume melemah saat harga menguji resistance, potensi penolakan atau rejection akan meningkat.
Outlook Jangka Pendek
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: berbagai sumber

