Kepercayaan Investor Goyah, Pasar Modal Dipaksa Berbenah Total
Pasar modal Indonesia tengah menghadapi masa yang tidak mudah.--chatgpt image
BACA JUGA:Pemkot Palembang Upayakan Stabilitas Harga Sembako Jelang Ramadhan
BACA JUGA:SMP IGS Palembang Raih Juara Tiga LBP SMP Sumsel 2026
Investor ingin melihat tindakan tegas terhadap pelanggaran, tanpa pengecualian bagi perusahaan besar maupun kelompok tertentu.
Konsistensi penegakan hukum menjadi kunci agar perubahan benar-benar terasa, bukan sekadar wacana.
Pengamat menilai, jika pembenahan berjalan serius, persepsi risiko terhadap pasar Indonesia dapat menurun.
Dengan risiko yang lebih terkendali, valuasi saham berpotensi membaik dan minat investasi kembali tumbuh.
Stabilitas ekonomi nasional, pertumbuhan kelas menengah, serta partisipasi investor domestik yang semakin besar juga dapat menjadi penopang penting bagi pemulihan pasar.
Pada akhirnya, masa depan pasar modal sangat bergantung pada kualitas tata kelola dan kepemimpinan. Integritas, transparansi, serta keberanian mengambil keputusan akan menentukan arah kepercayaan publik.
BACA JUGA:Irjen Pol Andi Rian Dilepas Pedang Pora di Polda Sumsel
BACA JUGA:iPhone 17 Pro vs HP Storage Besar: Duel Penyimpanan di Era Digital
Bursa tidak hanya membutuhkan regulasi yang kuat, tetapi juga komitmen untuk menegakkannya secara adil dan tanpa kompromi.
Kini, perhatian tertuju pada langkah nyata yang diambil otoritas. Pembenahan struktur bukan sekadar pilihan, melainkan kebutuhan mendesak.
Hanya dengan kepercayaan yang pulih, pasar modal dapat kembali berfungsi sebagai motor penggerak pertumbuhan ekonomi dan menjadi tempat yang aman serta menarik bagi investor menanamkan modalnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: berbagai sumber

