Inflasi Sumsel Sepanjang 2025 Tercatat 2,91 Persen, Emas Perhiasan dan Bahan Pokok Jadi Penyumbang Utama

Inflasi Sumsel Sepanjang 2025 Tercatat 2,91 Persen, Emas Perhiasan dan Bahan Pokok Jadi Penyumbang Utama

Inflasi Sumatera Selatan (Sumsel) sepanjang 2025 tercatat 2,91 persen, emas perhiasan dan bahan pokok jadi penyumbang utama.-Ilham Wahyudi-PALTV

PALEMBANG, PALTV.CO.ID – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sumatera Selatan mencatat tingkat inflasi di Sumsel sepanjang tahun 2025 berada pada angka 2,91 persen secara year on year.

Angka ini menunjukkan adanya kenaikan harga barang dan jasa secara umum dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya.

Sementara itu, inflasi bulanan atau month to month tercatat sebesar 0,49 persen.

Kepala BPS Sumsel Moh Wahyu Yulianto mengatakan, inflasi di Sumatera Selatan masih berada dalam kondisi yang relatif terkendali, meskipun terdapat sejumlah komoditas yang memberikan tekanan cukup signifikan terhadap pergerakan harga.

BACA JUGA:Bagaimana Mencegah Terpapar Super Flu? Simak Penjelasan dr Marlin dari Puskesmas Merdeka

BACA JUGA:131 Orang Perangkat Desa Semende Raya Tes Urine, 1 Kepala Desa tak Hadir


Moh Wahyu Yulianto, Kepala BPS Sumsel.-Ilham Wahyudi-PALTV

“Sepanjang tahun 2025, inflasi Sumatera Selatan secara year on year tercatat sebesar 2,91 persen. Sedangkan inflasi month to month berada di angka 0,49 persen,” kata Moh Wahyu Yulianto kepada pewarta.

Menurut Wahyu, emas perhiasan menjadi komoditas dengan andil inflasi terbesar selama tahun 2025.

Kenaikan harga emas dipengaruhi oleh kondisi global, termasuk fluktuasi harga emas dunia serta meningkatnya minat masyarakat terhadap emas sebagai instrumen investasi yang relatif aman.

Selain emas perhiasan, sejumlah komoditas kebutuhan pokok juga turut memberikan sumbangan terhadap laju inflasi di Sumatera Selatan.

BACA JUGA:PEP Adera Field Temukan Sumur Baru, Potensi Aliran Minyak Capai 3.442 BOPD

BACA JUGA:Begal Jalintim Indralaya–Palembang Ditangkap, Ini 3 Pelaku Diamankan Polisi

Komoditas tersebut antara lain cabai merah, beras, bahan bakar rumah tangga, serta daging ayam ras yang mengalami kenaikan harga pada beberapa periode tertentu sepanjang tahun.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: paltv