Hanya Turun Sebentar! Harga Emas Antam Kembali Naik
Senin (5/1) harga emas Antam naik signifikan sebesar Rp27.000 per gram.--Chat GPT image
BACA JUGA:Pemkot Palembang Kebut Realisasi Wisata Pedestrian Kolonel Atmo
Namun, apabila pada hari yang sama pemilik emas tersebut memutuskan untuk menjual kembali emasnya karena kebutuhan dana mendesak, maka harga yang diterima hanya sebesar Rp2.371.000 per gram.
Kondisi ini menunjukkan bahwa terdapat selisih harga yang cukup besar antara transaksi beli dan jual dalam waktu singkat.
Perbedaan harga jual dan harga buyback tersebut menjadi hal penting yang perlu diperhatikan oleh calon investor emas.
Tanpa memahami mekanisme harga ini secara menyeluruh, investor berpotensi salah dalam menghitung keuntungan maupun risiko kerugian.

Dengan kenaikan tersebut, harga emas kini dipatok di level Rp2.515.000 per gram, --Chat GPT image
Selisih harga atau spread yang relatif tebal membuat emas kurang ideal dijadikan instrumen investasi jangka pendek.
BACA JUGA:Polda Sumsel Siap Terapkan KUHP dan KUHAP Baru
BACA JUGA:Bukan Kaleng-Kaleng! Tether Borong 8.888 Bitcoin di Awal 2026, Diam-Diam Jadi Raksasa BTC Dunia
Para analis umumnya menilai emas lebih cocok sebagai sarana investasi jangka panjang.
Dalam horizon waktu yang panjang, kenaikan harga emas diharapkan mampu menutup selisih antara harga beli dan harga buyback, sekaligus memberikan keuntungan yang optimal bagi investor.
Dengan kata lain, semakin lama emas disimpan, semakin besar peluang investor memperoleh imbal hasil positif.
Untuk memberikan gambaran yang lebih jelas, berikut ilustrasi potensi keuntungan dan kerugian investor emas batangan jika membeli emas pada beberapa periode sebelumnya dan menjualnya pada harga buyback saat ini.
Investor yang membeli emas pada 29 Desember 2025 dengan harga Rp2.596.000 per gram, saat ini masih berada pada posisi rugi sekitar 8,67 persen.
BACA JUGA:Melawan Begal Demi Selamatkan Motor, Pemuda Palembang Luka Parah
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: berbagai sumber
