Kekhawatiran sebagian masyarakat bahwa data sensus akan digunakan untuk kepentingan perpajakan juga ditepis.
Informasi yang dikumpulkan berfokus pada karakteristik usaha, seperti jenis kegiatan ekonomi, jumlah tenaga kerja, penggunaan teknologi, serta kelompok omzet.
Seluruh hasil pendataan diolah menjadi statistik agregat sehingga tidak menampilkan identitas individu maupun perusahaan tertentu.
Data Sensus Ekonomi memiliki peran strategis dalam pembangunan nasional.
Informasi tersebut menjadi dasar penyusunan Produk Domestik Bruto (PDB), perencanaan pembangunan daerah, penyusunan tabel input-output, hingga berbagai kajian ekonomi yang digunakan pemerintah, pelaku usaha, akademisi, dan investor dalam mengambil keputusan.
Inilah mengapa dukungan seluruh pelaku usaha sangat dibutuhkan dalam Sensus Ekonomi.
Semakin lengkap dan akurat informasi yang diberikan, semakin baik pula kualitas data yang dihasilkan. Pada akhirnya, data yang terpercaya menjadi fondasi utama bagi penyusunan kebijakan yang tepat sasaran, mendorong iklim investasi, memperkuat daya saing usaha, serta mendukung pembangunan ekonomi Indonesia yang lebih berkelanjutan.