OmniPad 12 akan bersaing langsung dengan Apple iPad, Samsung Galaxy Tab, hingga Lenovo Yoga Tab.--Tangkapan layar youtube.com/@brtechfilms
India kini memiliki lebih dari 1.800 GCC dan jumlahnya terus bertambah. Pertumbuhan ini berdampak langsung pada meningkatnya kebutuhan perangkat komputer untuk perusahaan dan pekerja profesional.
Data IDC menunjukkan pengiriman PC di India mencapai 15,9 juta unit sepanjang 2025. Dari jumlah tersebut, 8,6 juta unit berasal dari segmen enterprise atau perusahaan.
HP sendiri mencatat pertumbuhan segmen komersial sebesar 18,7 persen dibanding tahun sebelumnya.
Di sisi lain, perkembangan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) juga menjadi fokus utama HP.
BACA JUGA:Huawei MatePad Mini 2 Bidik Pasar Tablet Premium
BACA JUGA:MatePad Mini 2 Disebut Jadi Tablet Compact Paling Powerful Tahun Ini
Dasgupta meyakini penerapan AI di sektor bisnis akan berkembang lebih cepat karena perusahaan dapat langsung melihat manfaat dan efisiensi yang dihasilkan.
HP kini mulai bekerja sama dengan berbagai pengembang perangkat lunak untuk menghadirkan aplikasi pendidikan, pelatihan keterampilan, hingga solusi berbasis AI ke dalam perangkat mereka.
Strategi ini dinilai penting karena India memiliki ekonomi freelance dan gig economy yang sangat besar.
Namun di tengah ekspansi tersebut, industri teknologi global juga menghadapi tantangan besar berupa krisis memori.
BACA JUGA:HUAWEI MatePad Mini 2 Cocok untuk Kerja dan Hiburan
Harga chip memori mengalami kenaikan tajam akibat tingginya permintaan server AI, sehingga berdampak pada harga laptop dan perangkat elektronik lainnya.
Meski demikian, HP mengaku telah menyiapkan strategi untuk menghadapi situasi tersebut dengan membangun rantai pasokan dan sistem manufaktur yang lebih fleksibel.
“Kami berada di masa yang penuh tantangan terkait pasokan komponen. Industri harus beradaptasi sambil menunggu kondisi kembali stabil,” kata Dasgupta.