PALEMBANG, PALTV.CO.ID - Warga Kelurahan Sukabangun Kecamatan Sukarami mendesak Pemerintah Kota Palembang segera melakukan perbaikan jembatan.
Selain itu, warga Sukabangun juga mendesak Pemkot Palembang menormalisasi kolam retensi yang dinilai menjadi penyebab banjir di kawasan tersebut.
Ketua RW 05 Kelurahan Sukabangun, Rusli, mengatakan kondisi jembatan di kawasan Jalan Peternakan Raya sudah sangat memprihatinkan karena perbaikan yang dilakukan selama ini tidak menyentuh struktur utama.
“Jembatan ini sudah tiga kali dilakukan pengecoran, namun tidak pernah dibongkar total tanpa menyentuh pondasi utama, sehingga struktur tetap lemah dan kini menghalangi saluran air,” ujar Rusli pada hari Rabu, 6 Mei 2026.
BACA JUGA:Pastikan Keandalan Pasokan Listrik, PLN Baturaja Gelar Inspeksi Peralatan Bersama Mitra Kerja
BACA JUGA:Warga Geger Bau Menyengat, Pria Muda Ditemukan Tewas Gantung Diri
Rusli, Ketua RW 05 Kelurahan Sukabangun.-Aidil-PALTV
Rusli menambahkan, kondisi tersebut menjadi salah satu penyebab banjir yang kerap terjadi di kawasan Jalan Peternakan Raya Kelurahan Sukabangun.
Selain jembatan, Rusli juga menyoroti kondisi kolam retensi yang mengalami pendangkalan akibat sedimentasi.
“Sedimentasi sudah terjadi sejak tahun 2022. Warga telah berulang kali menyampaikan keluhan ke pihak Kelurahan, Kecamatan hingga OPD terkait, namun penanganan belum terlaksana maksimal,” katanya.
Sementara itu, Lurah Sukabangun Hendrik Buditama membenarkan bahwa keluhan utama warga adalah banjir akibat hambatan aliran air di jembatan kawasan Jalan Peternakan Raya, yang kondisinya nyaris patah.
BACA JUGA:3 Korban Satu Keluarga, Satlantas Ogan Ilir Kunjungi Keluarga Korban Laka Tol
BACA JUGA:Tegas !!! Limbah Pabrik Tahu Cemari Anak Sungai di Ilir Barat I, Terancam Disegel
Hendrik Buditama, Lurah Sukabangun.-Aidil-PALTV
“Jembatan tersebut menyebabkan penyempitan saluran, sehingga aliran air dari Sukabangun 1 dan Sukabangun 2 yang bertemu di titik itu menjadi terhambat,” jelas Hendrik Buditama.