INDRALAYA, PALTV.CO.ID — Warga Lingkungan 5 RT 09, Kelurahan Timbangan, Kecamatan Indralaya, Kabupaten Ogan Ilir digegerkan dengan penemuan sesosok mayat laki-laki dalam kondisi tergantung di sebuah kontrakan bedeng, Rabu (6/5/2026) sekitar pukul 14.30 WIB.
Korban diketahui bernama Juanda (28), yang sehari-hari bekerja sebagai pedagang di Pasar Pagi Timbangan 32 Indralaya.
Ketua RT 09 Lingkungan 5, Jhon Kenedi, membenarkan bahwa korban merupakan penghuni kontrakan tersebut. Namun, menurutnya korban bukan warga asli Timbangan 32 Indralaya.
“Korban tinggal di sini bersama istrinya. Mereka baru menikah, tetapi beberapa hari terakhir tidak terlihat di kontrakan,” ujar Jhon.
BACA JUGA:3 Korban Satu Keluarga, Satlantas Ogan Ilir Kunjungi Keluarga Korban Laka Tol
BACA JUGA:Tegas !!! Limbah Pabrik Tahu Cemari Anak Sungai di Ilir Barat I, Terancam Disegel
ketua rt 09 lingkungan 5 jhon kenedi mebenarkan bahwa korban merupakan penghuni di kontran tersebut --Foto : Romawi - PALTV
Ia menambahkan, warga menduga korban tengah mengalami persoalan rumah tangga dengan istrinya sebelum kejadian tersebut terjadi.
Jhon mengaku pertama kali mengetahui peristiwa itu setelah salah satu penghuni kontrakan melapor adanya bau tidak sedap dan banyak lalat yang berasal dari kamar korban.
“Karena curiga, kami bersama warga lain membuka kontrakan tersebut dan melihat korban sudah dalam kondisi tergantung menggunakan tali,” jelasnya.
Penemuan tersebut kemudian dilaporkan ke pihak kepolisian. Petugas dari Polres Ogan Ilir langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengevakuasi jenazah korban.
BACA JUGA:Pemkot Palembang Akan Beri Pendampingan Siswi Korban Kekerasan Seksual
BACA JUGA:Rupiah Menguat Tipis di Tengah Tekanan Global, Ini Update Kurs Dolar 6 Mei 2026
Kasat Reskrim Polres Ogan Ilir, Mukhlis, membenarkan adanya laporan penemuan mayat tersebut.--Foto : Romawi - PALTV
Kasat Reskrim Polres Ogan Ilir, Mukhlis, membenarkan adanya laporan penemuan mayat tersebut.
“Korban atas nama Juanda ditemukan dalam kondisi tergantung di dalam kontrakannya,” ungkap AKP Mukhlis.
Berdasarkan kondisi jenazah yang telah mengeluarkan bau menyengat, polisi memperkirakan korban telah meninggal dunia sekitar dua hingga tiga hari sebelum ditemukan.
“Saat ini jenazah korban masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab kematian,” tambahnya.