Jimmy juga mengungkapkan bahwa sebelum kenaikan harga terjadi, permintaan masyarakat terhadap LPG non-subsidi sebenarnya sudah menurun.
Hal ini disebabkan banyak pelanggan beralih ke LPG subsidi yang dinilai harganya lebih terjangkau.
“Memang sebelum harga naik, permintaan sudah menurun. Banyak pelanggan beralih ke LPG subsidi karena harganya lebih murah,” tambahnya.
BACA JUGA:Moto Pad 2026 Masuk Segmen Mid-Range Premium, Tawarkan Performa Seimbang dan Fitur Modern
BACA JUGA:CFN Resmi Diluncurkan Pemkot Palembang, Jadi Destinasi Rekreasi dan Penggerak Ekonomi Rakyat
Sebelum kenaikan harga terjadi, permintaan masyarakat terhadap LPG non-subsidi sebenarnya sudah menurun.-Ilham Wahyudi-PALTV
Jimmy berharap pasokan LPG 12 kilogram dapat segera kembali normal agar kebutuhan masyarakat, terutama pelaku usaha dan rumah tangga, dapat terpenuhi.
“Kami berharap distribusi segera lancar kembali supaya kebutuhan masyarakat bisa terpenuhi seperti biasa,” tutupnya.