Ia menyebut sejumlah tantangan seperti deepfake dan serangan siber (cyberattack) yang dapat muncul seiring meningkatnya penggunaan teknologi AI. “Penggunaan AI juga memiliki sejumlah risiko seperti deepfake dan cyberattack,” kata Hammam.
Forum ini menjadi ruang diskusi akademik internasional mengenai tantangan, etika, serta peluang kecerdasan buatan (AI), khususnya dalam bidang hukum dan tata kelola digital.--Foto : Ilham Wahyudi - PALTV
Ia juga menyoroti aspek penting dalam pengembangan AI, mulai dari pengelolaan data dan infrastruktur, pengembangan sumber daya manusia, etika penggunaan, hingga pemanfaatan di berbagai sektor seperti kesehatan, hukum, dan pertanian.
Melalui konferensi ini, STIHPADA Palembang berharap dapat mendorong pemanfaatan AI yang bertanggung jawab dan berkelanjutan di Indonesia, sekaligus memberikan kontribusi nyata dalam pengembangan kebijakan serta peningkatan pemahaman publik terhadap peran teknologi di era digital.