Rupiah Bergerak Fluktuatif, Kurs Dolar AS Bertahan di Level Rp17.100-an pada 16 April 2026

Kamis 16-04-2026,16:33 WIB
Reporter : Angga Pranando
Editor : Devi Setiawan

PALTV.CO.ID - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Kamis, 16 April 2026, menunjukkan pergerakan yang masih fluktuatif namun cenderung stabil di kisaran Rp17.100-an per USD. 

Dari beberapa sumber, berdasarkan data pasar, rupiah bergerak di rentang Rp17.140 hingga Rp17.150 per dolar AS sepanjang hari.

Pergerakan rupiah ini mencerminkan dinamika pasar global yang  masih memengaruhi mata uang negara berkembang, termasuk Indonesia. 

Pergerakan rupiah hari ini sempat mengalami tekanan pada sesi awal perdagangan akibat sentimen eksternal, seperti penguatan dolar AS di pasar global serta ketidakpastian ekonomi dunia.

BACA JUGA:Polda Sumsel Bongkar Pabrik Miras Palsu di Banyuasin, 20 Ribu Botol Disita

BACA JUGA:Kakanwil Kemenkum Sumsel Audiensi dengan Bupati OKU Timur, Perkuat Komitmen Bantuan Hukum bagi Masyarakat

Namun, memasuki siang hingga sore hari, rupiah berhasil menunjukkan penguatan tipis dan kembali ke zona yang lebih stabil.

Hal ini menunjukkan bahwa meskipun tekanan masih ada, daya tahan rupiah tetap cukup baik di tengah kondisi global yang tidak menentu.

Penguatan dolar AS sendiri dipengaruhi oleh sejumlah faktor, termasuk kebijakan suku bunga bank sentral Amerika Serikat yang masih ketat serta data ekonomi AS yang relatif solid.

Kondisi ini membuat investor global cenderung memilih aset berbasis dolar AS sebagai instrumen yang lebih aman, sehingga memberikan tekanan pada mata uang lain, termasuk rupiah.

BACA JUGA:Perkuat Regulasi PNBP, Kanwil Kemenkum Sumsel Ikuti Uji Publik PP 45/2024

BACA JUGA:7 Alasan Kenapa Knalpot Mobil Mengeluarkan Air Saat Mesin Hidup


Penguatan dolar AS dipengaruhi oleh sejumlah faktor.--freepik.com/@wirestock

Dari dalam negeri, sentimen terhadap rupiah juga dipengaruhi oleh kondisi ekonomi makro Indonesia yang masih cukup stabil. 

Tingkat inflasi yang terkendali serta prospek pertumbuhan ekonomi yang positif menjadi faktor penopang yang membantu menahan pelemahan rupiah lebih dalam. 

Kategori :