Kompak
Jika VF 3 bermain di segmen entry-level, Jaecoo J5 EV hadir sebagai penantang yang lebih “berisi”. SUV listrik ini mulai dikenal sejak diperkenalkan di ajang otomotif besar dan langsung menarik perhatian pasar.
Dengan dimensi lebih besar dan tampilan modern, J5 EV menawarkan kesan premium di kelas harga menengah. Fitur seperti panoramic roof, sistem infotainment besar, serta teknologi keselamatan menjadi nilai jual utama.
Di sisi performa, J5 EV unggul dalam tenaga dan kenyamanan berkendara dibanding SUV listrik murah lainnya. Hal ini menjadikannya pilihan menarik bagi konsumen yang menginginkan EV tanpa terlalu banyak kompromi.
perbandingan SUV listrik 2026 paling terjangkau--Gemini AI
Citroen e-C3 dan Chery E5: Alternatif Bergaya Eropa dan Futuristik
Selain dua model di atas, pasar juga diramaikan oleh Citroen e-C3 dan Chery E5 Pure. Keduanya menyasar konsumen yang menginginkan desain unik dan fitur lebih lengkap.
Citroen e-C3 menawarkan sentuhan khas Eropa dengan suspensi nyaman dan desain stylish. Sementara Chery E5 mengusung pendekatan futuristik dengan fitur teknologi yang lebih modern.
Meski harga keduanya masih berada di kisaran menengah, mereka tetap masuk kategori “terjangkau” dibanding SUV listrik premium yang bisa tembus Rp600 juta ke atas.
Adu Kuat: Harga vs Fitur vs Jarak Tempuh
Dalam duel SUV listrik murah 2026, ada tiga faktor utama yang menjadi penentu pilihan konsumen:
1. Harga
VF 3 jelas unggul sebagai yang paling terjangkau. Namun, model seperti J5 EV dan E5 menawarkan value lebih tinggi dengan selisih harga yang masih rasional.
2. Jarak tempuh
SUV listrik murah umumnya memiliki jarak tempuh 200–400 km. Model seperti BYD Atto 1 bahkan mampu mencapai sekitar 380 km, mendekati mobil konvensional dalam hal fleksibilitas perjalanan.
3. Fitur dan kenyamanan