Sementara itu, Salim salah satu warga Kampung Al-Munawar mengatakan, dengan adanya kunjungan Gubernur Sumsel Herman Deru menjadi bentuk perhatian pemerintah terhadap kondisi kampung Al-Munawar saat ini, sehingga nantinya dapat lebih dikenal masyarakat luas.
"Bagus dengan adanya kunjungan Pak Gubernur, bearti ada perhatian dari pemerintah untuk Kampung Al-Munawar," kata Salim.
Sementara bangunan rumah Kampung Al-Munawar dibangun sekitar tahun 1850-an oleh Al Habib Abdurrahman Al-Munawar dari Yaman.
Habib Abdurrahman Al-Munawar kemudian menikah dengan warga asli kota Palembang bernama Masayu Bairah.