Salah satu alasan utama motor yang irit bahan bakar kurang diminati adalah desain yang dianggap kurang menarik.
Banyak motor yang difokuskan pada efisiensi memiliki bentuk bodi yang ramping dan sederhana.
Bagi sebagian konsumen Indonesia, desain motor merupakan faktor penting dalam menentukan pilihan.
Motor dengan tampilan sporty, bodi besar, dan gaya modern sering kali lebih menarik perhatian dibandingkan model yang terlihat terlalu sederhana.
Motor dengan konsep klasik atau utilitarian sering dianggap kurang “keren” untuk penggunaan sehari-hari, terutama bagi generasi muda yang ingin tampil lebih stylish di jalan.
kenapa motor sangat hemat BBM justru sepi pembeli--foto: chat gpt
Akibatnya, meskipun konsumsi bahan bakarnya sangat hemat, model seperti ini sering kalah bersaing dengan motor yang tampil lebih modern.
Pergeseran Tren ke Skutik Berukuran Besar
Dalam beberapa tahun terakhir, pasar sepeda motor di Indonesia mengalami perubahan tren yang cukup signifikan.
Konsumen semakin banyak beralih ke skutik berukuran besar yang menawarkan kenyamanan lebih tinggi.
Motor seperti Yamaha NMAX dan Honda PCX memiliki dimensi bodi yang lebih besar, posisi duduk santai, serta bagasi luas yang dapat menampung berbagai barang.
Fitur-fitur tersebut memberikan nilai tambah yang tidak selalu dimiliki oleh motor kecil yang fokus pada efisiensi bahan bakar.
Meskipun konsumsi BBM motor besar ini tidak sehemat motor 110 cc, banyak konsumen tetap memilihnya karena memberikan pengalaman berkendara yang lebih nyaman, terutama untuk perjalanan jarak menengah hingga jauh.
Fitur yang Terlalu Sederhana
Motor yang sangat irit biasanya dirancang dengan pendekatan sederhana. Kapasitas mesin kecil, bobot ringan, serta fitur minimalis digunakan untuk menjaga efisiensi bahan bakar sekaligus menekan harga produksi.
Namun tren konsumen saat ini menunjukkan bahwa fitur teknologi menjadi salah satu pertimbangan penting dalam membeli kendaraan.