Di bagian bawah terdapat DRL yang juga sudah menggunakan teknologi LED, meskipun lampu sein masih menggunakan bohlam konvensional.
Motor ini menggunakan suspensi depan teleskopik dan rem cakram berdiameter sekitar 260 mm dengan kaliper satu piston.
Sementara bagian belakang juga sudah dilengkapi rem cakram dengan kaliper Nissin.
Ukuran ban depan adalah 90/80 ring 17, sedangkan ban belakang cukup lebar yaitu 120/70 ring 17 yang memberikan tampilan mirip motor sport. Suspensi belakang menggunakan monoshock, meskipun belum memiliki pengaturan preload.
BACA JUGA:Kasir Diancam Ditembak, Perampok Gondol Uang Indomaret di Palembang
BACA JUGA:Herman Deru Tanggapi Sorotan Anggaran DPRD Sumsel di SIRUP LKPP Tahun 2026
Mesin 150 cc yang Masih Andal
Dari sisi dapur pacu, motor ini masih menggunakan mesin 150 cc SOHC 4 katup berpendingin cairan yang merupakan turunan dari mesin Yamaha Vixion generasi awal.
Kapasitas mesin tepatnya 149,79 cc dengan tenaga sekitar 15 hp dan torsi maksimum 13,8 Nm.
Transmisi yang digunakan masih 5 percepatan dengan kopling manual, berbeda dengan versi terbaru di negara lain yang sudah menggunakan 6 percepatan serta teknologi VVA.
Panel instrumen pada motor ini sudah menggunakan layar digital yang cukup lengkap. Informasi yang ditampilkan meliputi speedometer, tachometer, voltmeter, odometer, trip meter, serta indikator konsumsi bahan bakar.
Masih Menarik Meski Tanpa Perubahan Besar
BACA JUGA:Jemaah Umroh Sumsel Dipastikan Aman Meski Konflik Timur Tengah Memanas
BACA JUGA:Bukan Cuma Soal Mesin! Ini Penyebab Motor Lain Sulit Kalahkan Produk Jepang
Dengan harga yang kini berada di kisaran Rp27 jutaan, MX King 2026 memang terbilang cukup mahal untuk sebuah motor bebek dengan spesifikasi lama.
Apalagi jika dibandingkan dengan pesaing seperti Honda Supra GTR 150 atau Suzuki Satria F150 yang sudah menawarkan fitur lebih modern.