PALEMBANG, PALTV.CO.ID - Kecelakaan transportasi air terjadi di perairan Muara Jalur 8, Desa Upang Ceria, Kabupaten Banyuasin, Kamis 5 Maret 2026 sekitar pukul 09.00 WIB.
Sebuah speedboat penumpang bernama Wak Abu yang melayani rute Palembang–Jalur 8 Telang dilaporkan pecah dan tenggelam setelah dihantam ombak besar.
Dalam insiden tersebut, satu penumpang perempuan dilaporkan meninggal dunia.
Korban diketahui bernama Daryanti (55), warga Dusun IV Desa Telang Jaya, Kecamatan Muara Telang, Kabupaten Banyuasin.
BACA JUGA:Isak Tangis Iringi Pemakaman WNI Asal Palembang yang Meninggal di Kamboja
BACA JUGA:Kanwil Kemenkum Sumsel Dorong Optimalisasi Akses Bantuan Hukum di Kecamatan Sako
Dalam insiden tersebut, satu penumpang perempuan dilaporkan meninggal dunia. Korban diketahui bernama Daryanti (55), warga Dusun IV Desa Telang Jaya, Kecamatan Muara Telang, Kabupaten Banyuasin.--Foto : Mulyadi - PALTV
Kapolres Banyuasin AKBP Risnan Aldino mengatakan berdasarkan informasi awal, kecelakaan diduga terjadi karena kondisi gelombang air yang cukup besar di lokasi kejadian.
“Untuk sementara diduga akibat ombak yang cukup besar hingga membuat badan speedboat pecah dan kemudian tenggelam,” ujar Risnan saat dikonfirmasi.
Setelah kejadian, warga bersama petugas segera melakukan evakuasi terhadap para penumpang. Namun nahas, salah satu penumpang tidak dapat diselamatkan.
“Korban meninggal dunia atas nama Daryanti, perempuan berusia 55 tahun. Jenazahnya sudah dievakuasi dan dibawa ke rumah duka di Desa Telang Jaya,” jelasnya.
BACA JUGA:Kemenkum Sumsel Bahas Sinkronisasi Akses Bantuan Hukum bagi Tahanan Lapas/Rutan
BACA JUGA:Pemprov Sumsel akan Upayakan THR PPPK Paruh Waktu 1 Bulan Gaji
warga bersama petugas segera melakukan evakuasi terhadap para penumpang. Namun nahas, salah satu penumpang tidak dapat diselamatkan.--Foto : Mulyadi - PALTV
Saat ini, anggota Satpolairud Polres Banyuasin masih berada di lokasi kejadian untuk melakukan penyelidikan serta mendata jumlah penumpang yang selamat dari kecelakaan tersebut.
“Petugas masih melakukan penelusuran di lokasi untuk memastikan kronologi kejadian dan mendata seluruh penumpang speedboat,” pungkasnya.