PALEMBANG,PALTV.CO.ID - Markas Jasdam II/Sriwijaya menjadi saksi sejarah pengukuhan Pengurus Daerah Pencak Silat Militer (PSM) untuk wilayah Sumatera Selatan dan Bangka Belitung, serta Pengurus Cabang dan Ranting TA 2026.
Pengukuhan tersebut menandai babak baru penguatan bela diri taktis di lingkungan Kodam II/Sriwijaya.
Prosesi pengukuhan diawali dengan pembacaan Surat Keputusan Pengda PSM wilayah Sumsel dan Babel.
Puncak acara ditandai dengan penyerahan lambang bendera PSM secara simbolis dari Ketua Umum Pengurus Pusat (PP) PSM kepada Ketua Umum Pengda Sumsel-Babel, sebagai representasi penyerahan amanah dan tanggung jawab dalam mengembangkan organisasi bela diri militer ini ke tingkat daerah hingga ranting.
BACA JUGA:Wali kota Palembang hadiri Rakerda PKK Tingkat kota Palembang Tahun 2026
BACA JUGA:Ayo Daftar Umroh Musim 1448 Hijriah Bersama Holiday Angkasa Wisata, Promo Spesial Bonus Ziarah Thaif
Markas Jasdam II/Sriwijaya menjadi saksi sejarah pengukuhan Pengurus Daerah Pencak Silat Militer (PSM) untuk wilayah Sumatera Selatan dan Bangka Belitung, serta Pengurus Cabang dan Ranting TA 2026. --Foto : Firman - PALTV
Dalam kesempatan tersebut, Asops Kasdam II/Sriwijaya, Kolonel Inf Rony Fitriyanto, S.Sos., yang membacakan sambutan tertulis dari Pangdam II/Sriwijaya, Mayjen TNI Ujang Darwis, M.D.A, menekankan bahwa pencak silat bukan sekadar olahraga bela diri, melainkan warisan luhur bangsa yang mengandung nilai disiplin, kehormatan, dan pengendalian diri yang selaras dengan jati diri prajurit TNI.
Pangdam juga menaruh harapan besar agar kehadiran Pencak Silat Militer mampu membangun sinergi dan kolaborasi positif dengan berbagai perguruan silat yang telah eksis di bawah naungan IPSI, seperti Merpati Putih, PSHT, Tapak Suci, hingga Persinas ASAD.
Hubungan harmonis antarperguruan sangat ditekankan agar pencak silat dapat menjadi perekat persatuan bangsa di mata masyarakat, bukan justru menjadi pemicu perpecahan.
Kepada para pengurus yang baru dilantik, Mayjen TNI Ujang Darwis berpesan agar mereka menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab melalui program kerja yang nyata dan berkesinambungan.
BACA JUGA:PLN Bekali Petugas Yantek Pelatihan Khusus dari Jasdam II Sriwijaya
BACA JUGA:Akses Kredit Seret, Industri Tekstil Kian Tertekan di Tengah Banjir Impor
Mayjen TNI Ujang Darwis berpesan agar mereka menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab melalui program kerja yang nyata dan berkesinambungan.--Foto : Firman - PALTV
Fokus utama organisasi harus diarahkan pada pembinaan yang tepat guna meningkatkan profesionalisme prajurit, sehingga PSM tidak hanya menjadi simbol, tetapi juga fungsional dalam mendukung tugas pokok kemiliteran.