PALTV.CO.ID - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) menunjukkan pergerakan yang relatif stabil dengan kecenderungan menguat pada perdagangan awal Februari.
Berdasarkan data pasar dan kurs resmi Bank Indonesia (BI), rupiah bergerak di kisaran Rp16.700 hingga Rp16.800 per dolar AS pada Selasa, 3 Februari 2026.
Kondisi ini mencerminkan respons pasar terhadap dinamika global serta kebijakan moneter yang masih menjadi perhatian pelaku ekonomi.
Di pasar spot domestik, rupiah dibuka menguat dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya. Pada perdagangan pagi hari, nilai tukar rupiah tercatat berada di kisaran Rp16.760 hingga Rp16.770 per dolar AS.
Penguatan ini terjadi setelah pada akhir pekan lalu rupiah sempat berada di level mendekati Rp16.800 per dolar AS. Pelaku pasar menilai sentimen eksternal yang relatif kondusif turut menopang pergerakan mata uang Garuda.
BACA JUGA:Legenda MotoGP Valentino Rossi Jajal Mandalika,Sebut Trek Cepat Aspal Mulus dan Grip Kuat
BACA JUGA:Harga Emas Batangan Anjlok Rp183 Ribu, Ini Update Senin 3 Februari 2026
Sementara itu, mengacu pada kurs transaksi Bank Indonesia, BI mencatat nilai tukar rupiah dengan rincian kurs beli, kurs jual, dan kurs tengah sebagai acuan resmi.
Berdasarkan data BI terbaru, kurs beli dolar AS berada di sekitar Rp16.716 per USD, sementara kurs jual tercatat di kisaran Rp16.884 per USD.
Adapun kurs tengah BI yang kerap dijadikan referensi utama dalam transaksi keuangan dan perhitungan nilai tukar berada di sekitar Rp16.796 per USD.
Kurs transaksi BI ini memiliki peran penting dalam sistem keuangan nasional. Nilai tersebut digunakan sebagai acuan bagi perbankan, pelaku usaha, serta lembaga keuangan dalam melakukan transaksi valas.
rupiah bergerak di kisaran Rp16.700 hingga Rp16.800 per dolar AS pada Selasa,--Freepik.com
Selain itu, kurs BI juga menjadi rujukan dalam berbagai perhitungan ekonomi, termasuk laporan keuangan dan transaksi perdagangan internasional.
Perbedaan antara kurs pasar dan kurs BI merupakan hal yang lazim terjadi. Kurs pasar spot mencerminkan mekanisme permintaan dan penawaran yang berlangsung secara real-time di pasar valuta asing.
BACA JUGA:Kanwil Kemenkum Sumsel Matangkan Strategi Kinerja Divisi P3H Tahun 2026