Gejolak Rupiah Dorong Minat Investasi Emas Digital

Gejolak Rupiah Dorong Minat Investasi Emas Digital

Gejolak penurunan nilai rupiah tentu sangat memengaruhi. Masyarakat cenderung memindahkan aset mereka ke emas--Foto : Suryadi - PALTV

PALEMBANG, PALTV.CO.ID - Gejolak nilai tukar rupiah yang dipengaruhi ketidakpastian ekonomi global mendorong perubahan pola investasi masyarakat.

Sejumlah investor mulai melirik emas sebagai aset lindung nilai, seiring fluktuasi rupiah yang mendekati level Rp17.000 per dolar AS.

Wakil Pialang Berjangka PT Rifan Financindo Berjangka, Armika Setiawan mengatakan, pelemahan rupiah berdampak langsung terhadap keputusan masyarakat dalam mengelola aset mereka.

“Gejolak penurunan nilai rupiah tentu sangat memengaruhi. Masyarakat cenderung memindahkan aset mereka ke emas,” ujar Wakil Pialang Berjangka PT Rifan Financindo Berjangka, Armika Setiawan, Senin, 26 Januari 2026.


gejolak rupiah dorong minat investasi emas digital awal 2026--Foto : Hafid - PALTV

BACA JUGA:Imigrasi Palembang Gelar Syukuran Hari Bakti Imigrasi ke-76 Secara Daring

BACA JUGA:Kanwil Kemenkum Sumsel Sambut Positif Sosialisasi Nasional Implementasi dan Tantangan KUHP Baru

Menurutnya, ketidakpastian global, mulai dari tensi geopolitik hingga kebijakan ekonomi Amerika Serikat, turut memperkuat minat masyarakat terhadap instrumen investasi berbasis emas, termasuk perdagangan emas secara digital di pasar berjangka.

“Kondisi global saat ini membuat masyarakat mencari alternatif investasi yang dinilai lebih aman. Emas masih menjadi pilihan utama karena pergerakan harganya yang signifikan,” katanya.


Wakil Pialang Berjangka PT Rifan Financindo Berjangka, Armika Setiawan mengatakan, pelemahan rupiah berdampak langsung terhadap keputusan masyarakat dalam mengelola aset mereka.--Foto : Suryadi - PALTV

Armika menambahkan, tren harga emas dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan kenaikan yang cukup tajam. Pada 2025, harga emas tercatat mengalami lonjakan signifikan dan berlanjut hingga awal 2026.

“Di Januari 2026, harga emas digital mengalami kenaikan hingga ratusan poin, sementara harga emas fisik sudah menyentuh kisaran Rp2,6 juta per gram. Ini menunjukkan emas masih menjadi instrumen yang diminati,” pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: paltv.co.id