Tenaga Bawah Morbidelli C252V: Karakter Mesin Cruiser 250 cc yang Responsif dan Nyaman

Rabu 28-01-2026,15:42 WIB
Reporter : Erika Feby
Editor : Abidin Riwanto

Nominal torsi puncak pada C252V berada pada 5.500 rpm ― artinya motor ini mencapai torsi maksimal di sekitar rentang menengah. Dalam praktiknya, itu berarti:

Motor lebih mudah diajak mulai dan berakselerasi dari kecepatan rendah tanpa harus menggeber mesin terlalu tinggi.

Setiap kali membuka gas di rpm menengah, responsnya terasa lebih “bertenaga” dibanding motor yang baru kuat di rpm atas.

Respons di Putaran Rendah

Walaupun mesin V-Twin klasik sering diasosiasikan dengan tenaga melimpah di rpm bawah, dalam C252V tenaga di rpm rendah tidak seagresif cruiser berkapasitas lebih besar. 


karakter mesin cruiser 250 cc Morbidelli C252V--Foto: Instagram@sayapgarudaindonesia.official

Namun, distribusi tenaganya tetap lebih halus dan linier, sehingga saat rpm 2.000–4.000 Anda masih bisa merasakan dorongan yang cukup untuk keluar dari tikungan atau menyalip kendaraan lambat tanpa harus menurunkan gigi secara drastis.

Karena itu, tenaga bawah C252V bukan soal “ledakan power”, tetapi lebih kepada tenaga yang terasa stabil, lembut, dan mudah dikontrol, sehingga memberi rasa percaya diri bagi rider di kondisi sehari-hari.

4. Efek Tenaga Bawah terhadap Riding Harian

Keunggulan karakter tenaga bawah mesin C252V sangat terlihat saat berkendara di:

a. Lalu Lintas Kota

Di jalanan yang sering berhenti-start, karakter mesin yang punya torsi cukup di rpm rendah sampai menengah memberi:

Kemudahan untuk melaju tanpa sering turunkan gigi

Akselerasi yang tidak “terputus”

Kenyamanan karena tidak perlu memaksa mesin di rpm tinggi terus-menerus

Ini sungguh membantu rider yang sering menghadapi kemacetan atau kondisi urban yang dinamis.

Kategori :